Skip to main content

Posts

Kenapa Kamu Butuh Staycation?

Berlibur sepertinya menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi, terutama oleh masyarakat Ibu Kota yang lelah menjalani rutinitas di lingkungan urban yang penuh dengan polusi dan patologi. Saya sendiri termasuk tipe orang yang hobi traveling. Namun, pergi berlibur ke kota atau pulau impian sepertinya jadi tantangan tersendiri bagi saya, terutama jika jatah cuti sudah habis dan kesibukan akhir pekan pun tidak bisa dihindarkan. Selain itu, kondisi finansial juga merupakan salah satu faktor yang mungkin bagi sebagian orang wajib dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk berlibur. Untuk memenuhi kebutuhan berlibur tersebut, saya pun memilih staycation di tempat tinggal saya sendiri, yaitu Jakarta Selatan.
Apa Itu Staycation? Mengutip Kompas.com, istilah staycation berasal dari gabungan kata stay dan vacation. Istilah ini pertama kali muncul pada 2003, ketika Amerika Serikat tengah mengalami krisis keuangan. Menurut Google Dictionary, staycation adalah liburan yang dilakukan di kota atau…
Recent posts

Self-harm: Jangan Hakimi Kami!

Menjadi pribadi yang tertutup dan cenderung mengalah agar tidak menyakiti orang lain merupakan salah satu penyebab munculnya sikap self-harm atau menyakiti diri sendiri. Di Indonesia, hal ini masih sering dianggap tabu. Bahkan, orang-orang cenderung menganggap self-harm sebagai perilaku berdosa, manipulatif, atau dianggap mencari perhatian (caper). Sebagai pribadi yang menurut sebagian orang sulit berkata “tidak”, saya sendiri pernah mengalami masa-masa sulit ketika tidak bisa melampiaskan kesedihan, kemarahan, dan kekecewaan saya sehingga berujung pada perilaku self-harm. Apa itu self-harm? Self-harmadalah perilaku menyakiti diri sendiri yang biasanya dilakukan oleh seseorang untuk mengatasi tekanan, rasa sakit emosional, atau bertahan dalam kondisi sulit. Perilaku seperti ini biasanya dilakukan ketika seseorang tidak bisa mengungkapkan perasaannya atau perlu melepaskan rasa sakit dan kecewa tanpa harus menyakiti orang lain.  Yang termasuk kategori self-harm ekstrem antara lain adalah me…

Berteman dengan Bakteri, Bikin Hidup Lebih Happy!

Beberapa waktu lalu, saya sempat mengalami gangguan pencernaan akibat infeksi bakteri. Sejak saat itu, saya mulai menerapkan diet sehat supaya sistem pencernaan tetap dalam kondisi baik.  Saat mendengar kata “bakteri”, mungkin kamu membayangkan mikroorganisme yang berdampak buruk bagi kesehatan. Padahal, ada juga lho bakteri baik yang disebut probiotik. Mikroorganisme yang satu ini berperan penting dalam mengatur keseimbangan jumlah bakteri baik dan jahat di dalam usus atau saluran pencernaan sehingga fungsi organ tubuh dapat berjalan secara normal. Sama seperti dunia yang terdiri atas orang baik dan orang jahat, sistem pencernaan manusia pun terdiri atas bakteri baik dan bakteri jahat. Jika bakteri jahat lebih banyak, maka kondisi pencernaan akan memburuk.  Para peneliti menemukan bahwa ketika tubuh kehilangan bakteri baik, misalnya setelah mengonsumsi antibiotik, maka probiotik bisa membantu tubuh meningkatkan kembali bakteri baik tersebut. Itulah sebabnya tubuh manusia membutuhkan pro…

Dekat dengan Ayah, Apakah Termasuk Electra Complex?

Banyak orang berpendapat bahwa anak perempuan cenderung lebih dekat dengan ayah daripada ibunya, sedangkan anak laki-laki cenderung lebih dekat dengan ibunya. Apakah kamu juga merasakannya? Sejak kecil, saya selalu merasa sangat dekat dengan ayah dan cenderung takut terhadap ibu saya. Sebaliknya, adik laki-laki saya cenderung lebih dekat dengan ibu dan sering merasa dianaktirikan oleh ayah kami. Namun, apakah memang kenyataannya seperti itu? Electra vs Oedipus Complex Electra complex merupakan istilah psikoanalisis yang digunakan untuk menggambarkan perasaan bersaing antara seorang anak perempuan dengan ibunya untuk mendapatkan kasih sayang dari ayahnya. Sebaliknya, oedipus complex adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan persaingan anak laki-laki dan sang ayah untuk merebut kasih sayang ibunya. Menurut Freud, seorang anak perempuan awalnya terikat dengan ibunya. Namun, dalam perkembangan psikoseksual, ketika ia menemukan bahwa dirinya tidak memiliki penis, ia pun menjadi terikat …