Skip to main content

Posts

Marriage Story, Indah Tapi Tak Menggugah

Gaung film Marriage Story sudah lama sampai ke telinga saya. Mulai dari review di media sampai Instagram stories yang mengatakan kalau film ini punya efek yang cukup dahsyat buat sebagian orang. Namun, karena kesibukan yang cukup menyita waktu, saya baru berkesempatan untuk menontonnya beberapa hari lalu dan meresensinya hari ini. Dengan rating yang cukup tinggi dari IMDb, yaitu 8.1/10, film ini membuat ekspektasi saya melambung tinggi. Apakah film ini benar-benar bisa menyita perhatian saya? Tentu. Selain karena testimoni yang mayoritas hebat, film ini juga dibintangi oleh salah satu aktris favorit saya, Scarlett Johansson.
Satu jam pertama yang membosankan Ekspektasi yang tinggi terhadap film ini membuat saya sedikit kecewa ketika dalam satu jam pertama hanya melihat adegan-adegan teatrikal yang bagi saya terasa membosankan dan sama sekali tidak menyentuh, baik nalar puitik maupun melodramatis. Namun, saya yakin akan ada hal baik yang bisa dipetik dengan menonton film ini.  Secara sinem…
Recent posts

Bukan Cuma Indigo yang Punya Sixth Sense

Beberapa kali saya tidak sengaja meramal kedatangan bencana atau kematian dan sering kali pula saya mengajukan pernyataan yang tepat saat pertama kali bertemu dengan orang-orang baru. Respon mereka rata-rata sama. Sama-sama bertanya, “Kamu indigo?” Padahal, tidak semua orang yang memiliki sixth sense atau indera keenam termasuk ke dalam kategori indigo. Ada juga beberapa jenis karakteristik jiwa yang dianugerahi kelebihan serupa. Nah, kalau kamu juga merasa atau sering disebut indigo, coba kenali karakteristikmu yang sesungguhnya. Apakah memang benar-benar indigo atau bukan. 
#1: Indigo Istilah anak indigo muncul pada era 1960-an dan 1970-an, periode revolusioner ketika terjadi perubahan dalam kesadaran dunia. Orang-orang indigo adalah orang yang tenang dan cinta damai. Mereka tidak menggunakan kekerasan untuk menaklukkan energi negatif, melainkan cahaya yang kemudian kita sebut aura. Mereka sangat sensitif baik secara emosional maupun lingkungan, serta dilahirkan dengan tingkat intelektu…

Kenapa Resolusi Itu Penting?

Sepenting apa resolusi buatmu? Bagi sebagian orang, resolusi mungkin adalah sesuatu yang dianggap penting untuk bisa mencapai apa yang dicita-citakan dan diharapkan hadir di masa mendatang. Bagi sebagian lagi, resolusi mungkin hanya formalitas untuk membuat hidup seolah-olah terencana dengan baik. Bagi sebagiannya lagi, resolusi mungkin bukan sesuatu yang penting sehingga mereka tidak memasukkan resolusi ke dalam to-do list akhir tahun. Saya sendiri sempat berpikir bahwa resolusi adalah hal yang sangat penting dan mau tidak mau harus dicapai secara ambisius. Jika tidak, saya akan kecewa dengan diri sendiri dan merasa gagal jika tidak bisa merealisasikannya. Tapi, kemudian resolusi yang berakar ambisi itu tiba-tiba mengubah mindset saya secara perlahan-lahan. Saya mulai terlalu “keras” pada diri sendiri hingga akhirnya merasa kalah dan tak berdaya. Apakah itu makna resolusi? Tidak.  Kemudian, saya pun mulai berpikir untuk menghabiskan waktu akhir tahun dengan bersenang-senang tanpa perlu …

Dear Perempuan, Sadari 5 Hal Ini Jika Tak Ingin Terjebak dalam Toxic Relationship

Merasa tidak bahagia dalam suatu hubungan, tapi tidak bisa berkata “tidak” saat pasangan tetap ingin melanjutkan hubungan? Bisa jadi, kamu terjebak dalam toxic relationship. Akhir-akhir ini, banyak sekali teman yang curhat soal hubungan mereka. Mulai dari pertengkaran yang intens sampai komunikasi yang tidak sehat, bahkan rasa dendam dalam hubungan mereka. Namun, bagaimana pun perasaan para perempuan ini saat merasa tidak dicintai dan dihargai, alasan pertengkaran adalah hal normal selalu mematahkan semangat mereka untuk berhenti melanjutkan hubungan.  Jika kamu dalam kondisi yang sama, yuk sadari hal-hal berikut ini. #1: Hubungan yang sehat nggak akan membuatmu lelah Pertengkaran adalah hal biasa dalam sebuah hubungan. Tapi, hubungan yang sehat tidak akan membuat pertengkaran menjadi sebuah kebiasaan atau sesuatu yang tidak terselesaikan dalam jangka waktu yang lama. Dalam hubungan yang sehat, kamu dan pasangan tidak akan pernah memikirkan kata “pisah” karena kalian sama-sama ingin memban…

Kenapa Kamu Butuh Staycation?

Berlibur sepertinya menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi, terutama oleh masyarakat Ibu Kota yang lelah menjalani rutinitas di lingkungan urban yang penuh dengan polusi dan patologi. Saya sendiri termasuk tipe orang yang hobi traveling. Namun, pergi berlibur ke kota atau pulau impian sepertinya jadi tantangan tersendiri bagi saya, terutama jika jatah cuti sudah habis dan kesibukan akhir pekan pun tidak bisa dihindarkan. Selain itu, kondisi finansial juga merupakan salah satu faktor yang mungkin bagi sebagian orang wajib dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk berlibur. Untuk memenuhi kebutuhan berlibur tersebut, saya pun memilih staycation di tempat tinggal saya sendiri, yaitu Jakarta Selatan.
Apa itu staycation?
Mengutip Kompas.com, istilah staycation berasal dari gabungan kata stay dan vacation. Istilah ini pertama kali muncul pada 2003, ketika Amerika Serikat tengah mengalami krisis keuangan. Menurut Google Dictionary, staycation adalah liburan yang dilakukan di kota atau…