Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Ketimpangan Gender

Korea Selatan yang Terus Maju, Indonesia yang Terus… (Isi Sendiri)

Sebelum drama Korea se- booming sekarang, saya sudah cukup aktif menonton drama Korea di televisi. Selain karena kualitas pemainnya yang bagus, saya juga melihat perfilman Korea terus berkembang pesat dibandingkan pertama kali saya menonton Endless Love yang diperankan Song Hye Kyo dan Song Seung Heon pada awal 2000-an.  Drama Korea Selatan © Arina Krasnikova from Pexels Meski terbilang mampu menghanyutkan perasaan penonton, beberapa drama Korea awal 2000-an bagi saya masih terasa sangat kaku, baik dari segi alur maupun score- nya (musik yang mengiringi tiap adegan). Sebut saja Winter Sonata, Hotelier, dan Lovers in Paris, yang juga dirilis di era yang sama dengan Endless Love, yang cenderung menghadirkan film bernuansa romantis dengan jalan cerita yang sebenarnya begitu-begitu saja. Kalau tidak tentang anak dan orang tua, ya tentang cinta segitiga. Intinya, masih terasa William Shakespeare sentrislah. Sementara itu, saya juga merasa serial drama Korea yang sudah saya sebutkan di ...

Bias Gender dalam Buku Pelajaran Sekolah

Masih terngiang di pikiran saya ketika kira-kira dua belas tahun silam, saat saya masih duduk di kelas satu atau dua sekolah dasar, buku pelajaran Bahasa Indonesia yang dikutip oleh guru saya mencontohkan beberapa rangkai kalimat berbunyi, “Ibu sedang memasak.” atau “Ayah sedang membaca koran.” Saat itu, mungkin kalimat-kalimat tersebut terdengar sangat lumrah. Bahkan, ketika saya beranjak remaja, saya masih menemukan kalimat serupa di buku pelajaran anak tetangga saya ketika saya menemaninya mengerjakan PR. “Mirna sedang menyapu.” “Mirna suka membantu ibu.” Begitu kira-kira contoh kalimat di dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia yang saya lihat. Bukan cuma kalimatnya yang bertendensi bias gender. Ilustrasi di dalamnya pun cenderung menonjolkan mitos bahwa perempuan identik dengan warna atau kegiatan tertentu. Dalam buku tersebut, sosok Mirna pada kalimat di atas digambarkan sebagai seorang perempuan berusia enam tahunan yang mengenakan baju berwarna merah muda dengan bando di kep...