Skip to main content

Bukan Cuma Indigo yang Punya Sixth Sense

Beberapa kali saya tidak sengaja meramal kedatangan bencana atau kematian dan sering kali pula saya mengajukan pernyataan yang tepat saat pertama kali bertemu dengan orang-orang baru. Respon mereka rata-rata sama. Sama-sama bertanya, “Kamu indigo?”
Padahal, tidak semua orang yang memiliki sixth sense atau indera keenam termasuk ke dalam kategori indigo. Ada juga beberapa jenis karakteristik jiwa yang dianugerahi kelebihan serupa. Nah, kalau kamu juga merasa atau sering disebut indigo, coba kenali karakteristikmu yang sesungguhnya. Apakah memang benar-benar indigo atau bukan. 
anak indigo
© Pexels

#1: Indigo
Istilah anak indigo muncul pada era 1960-an dan 1970-an, periode revolusioner ketika terjadi perubahan dalam kesadaran dunia. Orang-orang indigo adalah orang yang tenang dan cinta damai. Mereka tidak menggunakan kekerasan untuk menaklukkan energi negatif, melainkan cahaya yang kemudian kita sebut aura.
Mereka sangat sensitif baik secara emosional maupun lingkungan, serta dilahirkan dengan tingkat intelektual yang tinggi dan sistem kekebalan tubuh yang lebih sehat daripada orang-orang pada umumnya. Orang-orang indigo juga cenderung emosional dan mudah memberontak.
Orang-orang indigo selalu mencari tahu alasan di balik segala sesuatu yang terjadi. Itulah sebabnya beberapa anak-anak Indigo didiagnosis mengalami attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau autisme.
Indigo lahir untuk merangkul keragaman umat manusia dan melihat semua orang dan makhluk hidup secara setara dan semartabat. Mereka juga cenderung memiliki ikatan khusus dengan binatang dan suka berada di alam. Kekhasan mereka terlihat dari aura yang berwarna indigo atau biru tua.
#2: Starseed
Karakteristik yang satu ini sering juga disebut old soul, yaitu makhluk spiritual dari rasi bintang atau galaksi lain yang memiliki pengetahuan spiritual dan ilmiah yang berasal dari masa ratusan ribu tahun yang lalu. Sebagian besar starseed memiliki karakter yang baik hati dan berupaya membantu semua makhluk hidup di seluruh alam semesta. Mereka adalah jiwa yang berkembang dengan kebijaksanaan luar biasa dan minat mendalam soal spiritual dan metafisika.
Sebagian besar mistis (orang-orang yang memiliki pemahaman spiritual) percaya bahwa starseed adalah jiwa pengembara dari planet lain yang terlahir kembali di bumi untuk menginspirasi dan menyembuhkan manusia, serta beradaptasi dalam evolusi. Beberapa mistis juga menganggap bahwa starseed memiliki keturunan fisik alien dari planet lain yang melakukan perjalanan ke bumi untuk menjadi lightworkers.
Rata-rata starseeds dilahirkan melalui konsepsi antarkesadaran, kelahiran perawan, atau sesuatu yang mirip dengan kelahiran Yesus. Siapa pun bisa menjadi starseed ketika ada starseed lain yang secara sengaja menanamkan jiwa cahaya di dalamnya. Hal ini dapat terjadi ketika jiwa tersebut masih berada di dalam rahim atau titik lain hidup mereka.
Starseed biasanya memiliki kemampuan lebih tinggi untuk bertumbuh secara spiritual daripada orang-orang di sekitar mereka. Mereka sadar bahwa mereka punya tujuan atau misi tertentu yang harus dipenuhi sehingga mereka sering kali frustrasi karena belum menemukan tujuan dan misi tersebut.
Starseed biasanya dinilai sebagai orang yang dingin. Padahal, dia tengah bergulat dengan emosi yang kacau yang dirasakannya. Starseed juga sering kali mengetahui apa yang akan dikatakan oleh orang lain sehingga obrolan ringan dan masalah duniawi menjadi tidak menarik. Starseed juga biasanya tidak memiliki banyak teman, tapi mempunyai ikatan yang sangat dalam dengan sebagian orang. Mereka juga cenderung menghargai kebebasan lebih dari apa pun.
#3: Crystal People
Crystal people atau manusia kristal memiliki aura yang jernih dengan beberapa tone warna, seperti emas, indigo, dan magenta. Mereka biasanya punya mata yang tajam, lebar, dan dalam dengan penampilan androgini.
Manusia kristal diyakini sebagai generasi yang lahir dari orang tua indigo sebelumnya. Lebih dari sekadar gelombang berikutnya, mereka hadir untuk mengangkat kemanusiaan, membuka jalan menuju dunia yang lebih baik, serta menjaga manusia agar selalu hidup harmonis satu sama lain.
Banyak dari mereka yang mendedikasikan hidup sebagai aktivis atau menjadi agen perubahan sosial dan lingkungan untuk planet ini. Manusia kristal juga sangat cerdas secara intelektual dan memiliki kreativitas yang tinggi.
Saat berusia muda, manusia kristal biasanya memiliki tingkat pengetahuan dan kebijaksanaan yang melampaui usia mereka. Rata-rata dari mereka hadir dengan pengetahuan menciptakan terobosan baru untuk perangkat ramah lingkungan atau gaya hidup sehat dan hidup sebagai vegetarian. Sebagian besar dari mereka juga percaya bahwa kristal memiliki kekuatan besar untuk penyembuhan dan keseimbangan batin.
#4: Empath
Empath merupakan orang-orang yang terlahir dengan hati yang hangat, welas asih, dan intuitif. Mereka senang membantu dan tidak ragu untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Mereka juga cenderung bijaksana dan penuh perhatian sehingga mampu menjadi pendengar yang baik, serta bisa menenangkan orang lain. Mereka juga memiliki kecintaan terhadap binatang dan alam.
Empath memiliki keterikatan dengan energi orang lain sehingga mereka cenderung menyerap energi negatif dari orang-orang di sekitarnya. Mereka juga dapat dengan mudah menangkap perubahan-perubahan kecil yang terjadi di sekitar mereka lewat ekspresi, bahasa tubuh, atau nada suara seseorang sehingga mereka juga disebut “pendeteksi kebohongan berjalan”.
Intuisi empath sangat kuat dan mereka juga sangat peka terhadap “rasa” atau suasana di sekeliling mereka sehingga sering kali kesulitan mengelola energi saat berada di tempat ramai. Dalam kondisi yang sangat parah, mereka akan mengisolasi diri dan menghadapi kecemasan sosial agar energi mereka tidak kacau.
Salah satu cara empath mengembalikan energi murni adalah dengan meditasi dan bercengkerama di alam bebas. Jika empath sudah mendapatkan energinya kembali, ia akan dengan mudah menyebarkan cahaya dan cinta ke pada siapa pun dan di mana pun. Kebanyakan empath merupakan pribadi yang sensitif. Namun, orang yang sensitif belum tentu seorang empath.
#5: Lightworkers
Karakteristik jiwa yang satu ini sadar betul bahwa mereka punya tujuan sejati. Oleh karena itu, kebanyakan dari mereka bekerja sebagai tabib, paranormal, medium spiritual, dan penulis untuk menyebarkan pemahaman spiritual kepada orang lain. 
Mereka terus menerus menjalankan misi untuk menumbuhkan diri dan meningkatkan kehidupan orang-orang di sekitar mereka, membersihkan pola-pola karma, serta membantu dunia memperoleh kesadaran baru. Mereka biasanya sangat kreatif, sensitif, sangat cerdas, dan intuitif. Namun, lightworkers biasanya tidak cocok dengan sesuatu yang terstruktur dan sistematis.
Mereka biasanya mengalami serangkaian trauma, tantangan, dan kesulitan lainnya dalam hidup. Namun, mereka mengerti bahwa hal ini tidak dimaksudkan untuk menyakiti mereka, melainkan untuk membangun mereka agar menjadi pribadi yang kuat dan lebih baik.
Lightworkers sering kali tidak menyadari siapa diri mereka. Namun, suatu saat, mereka mengalami kebangkitan spiritual dan menyingkirkan semua keyakinan terbatas yang mereka miliki sebelumnya. Kemudian mereka mampu fokus tidak hanya pada pengembangan diri mereka sendiri, tetapi juga membantu orang lain melalui kebangkitan spiritual tersebut.
Mereka sangat senang melamun dan menghabiskan waktu untuk meditasi. Mereka mungkin terlihat suka menyendiri. Tetapi, mereka tidak merasa bosan dan kesepian. Mereka menikmati kesendirian dalam energi mereka sendiri karena hal itu memberi ruang untuk mereka agar dapat berkomunikasi dengan inspirasi, kedamaian, dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Mereka cenderung memanifestasikan banyak hal dengan menggunakan kekuatan pikiran. Setiap lightworkers memiliki serangkaian tugas yang unik tentang bagaimana menyebarkan cahaya mereka. Namun, tujuan utama kehadiran mereka adalah untuk menyeimbangkan energi ketakutan dan energi cinta di planet ini.
Dari lima karakteristik jiwa tersebut, mana karakteristikmu?

Comments

  1. Saya nggak termasuk yang manapun😁, menarik ya orang-orang seperti itu....
    Diberi anugerah yanga nggak biasa, spesial.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Semoga selalu bisa menginspirasi.

      Salam hangat :-)

      Delete
  2. Aku seorang old soul,banyak hal yang kuat di dalam diri yang susah ku katakan,tapi dari tindakan dan pengenalan diri ku sendiri,aku tau kalau aku seorang old soul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi kisah dan latar belakang. Untuk bergabung dengan pemilik sixth sense lainnya, silakan kunjungi Instagram @perempuansufi di sini: https://www.instagram.com/perempuansufi/?hl=en

      Salam hangat :-)

      Delete
  3. lightworker,starseed,empath,saya alami itu entahlah flow aja pada ke rumitan ini,acceptance

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Setiap orang punya perjalanan spiritual yang berbeda-beda. Secara hakikat, kategori ini tidak dibuat untuk memisahkan golongan empath mana pun, tetapi dibuat hanya untuk mempermudah manusia memahami bagian-bagian dari perjalanan spiritual.

      Betul, sebaiknya kita memang menjalani kehidupan apa adanya dengan konsep penerimaan karena itulah yang akan membuat hidup lebih mudah dan damai.

      Salam hangat :-)

      Delete
  4. Dari yg aku pelajari selama ini, starseeds, indigo, crystal, rainbow, empath itu bagian dari lightworker. Jiwa2 itu adalah orang2 yg kita sebut sebagai lightworker.
    Fyi rainbow itu salah satu jiwa spesial dan bukan terhitung old soul. Mereka biasanya punya sifat yg cheerfull dan punya tujuan yg hampir mirip dengan indigo & crystal. Correct me if i'm wrong.
    Seneng banget udah ada yg bahas ini di ranah umum, setelah hidup hampir 20 tahun ada di bawah bayang2 sebutan sebagai anak setan, anak iblis, dsb. Akhirnya ada yg mampu mengerti dan menghargai keberadaan kami. Salam crystal child💚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengetahuan di laman #PerempuanSufi.

      Setiap orang punya perjalanan spiritual yang berbeda-beda. Secara hakikat, kategori ini tidak dibuat untuk memisahkan golongan empath mana pun, tetapi dibuat hanya untuk mempermudah manusia memahami bagian-bagian dari perjalanan spiritual. Karena kalau kita kaji lebih dalam, ada banyak lagi kategorisasi empath yang ada di dunia ini (termasuk kategori berdasarkan kepercayaan penghayat atau masyarakat adat di seluruh dunia).

      Nah, kalau rainbow adalah anugerah yang biasanya dimiliki oleh anak yang lahir dari orang tua indigo maupun crystal sehingga karakternya cenderung berada di keduanya. Rainbow punya karakter yang hangat dan sensitif karena memiliki cakra jantung yang kuat.

      Betul, semuanya memang memiliki anugerah unik yang nggak bisa dibandingkan satu sama lain. Yang jelas, semua karakter ini memang berperan penting dalam menyeimbangkan energi makrokosmos (Semesta).

      Salam hangat 💚

      Delete
  5. kalau cocok sama kelima semua hal yg disebutkan diatas

    aku tergolong yg mana dong ? :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau masuk semuanya, berarti “tugas” yang diemban buat berkontribusi di alam semesta ini makin banyak Kak. Semangat ya ❤️

      Delete
  6. Makasih banyak untuk sharingnya,.. im still looking to findout who really im, awalanya ku kira empath.. tapi akhir2* ini kesimpulannya mengarah ke starseed, mirip mirip.. but serius this so hard.. hidup dengan beban kayak gini.. untuk menerima dan mencari siapa sebenrnya diri ini butuh pergulatan, belum lagi dengan tanggung jawab yg itu panggilan jiwa, is not easy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengalaman di laman #PerempuanSufi.

      Memang bisa aja satu orang mengalami satu atau lebih (bahkan semua) kategori di atas, Kak. Betul, pasti berat banget menghadapi dan mengatasinya. But, I'm sure that you can handle it, Kak. Semangat ya, Kakak nggak sendiri kok. Banyak empath dan pejuang energi lainnya yang juga sama-sama sedang berjuang. ❤️

      Delete
  7. bagaimana cara agar saya dapat membuka mata batin saya , mempengaruhi pikiran orang lain atau mengendalikan energi di sekitar saya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Mata batin (mata ketiga) bisa diaktivasi dengan melakukan meditasi. Tapi, jangan digunakan untuk yang nggak baik ya kemampuannya. Hehe. Semangat!

      Delete
  8. Entah kenapa tiba2 jadi tertarik ingin membaca padahal sudah tau tentang hal2 seperti ini , sebenernya entah itu lightworker atau indigo , kalau dari karakter sih lebih condong ke Indigo , tapi saya pernah photo aura kirlian tapi hasilnya beda pada waktu saya selalu meditasi ataupun dzikir , kalau meditasi pasti selalu berwarna biru tua dan campur ungu , karena rasa penasaran saya tinggi , cari tau deh meskipun pada akhirnya feeling saya selalu tepat kadang2, secanggihnya teknologi tidak akan mampu untuk menangkap fenomena kekuasaan Tuhan YME (kadang tidak logic tapi itu nyata).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi dengan #PerempuanSufi. Ya, betul banget. Banyak hal di dunia ini, baik fisik maupun nonfisik, yang memang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah karena kemampuan manusia yang terbatas dan kepunyaan Tuhan yang mahaluas. Semoga #SahabatSufi selalu bisa menghadapi berbagai fenomena secara positif, ya. Salam hangat :-)

      Delete
  9. Kak, apakah starseed juga merupakan indigo? dengan kata lain apakah starseed pasti bisa melihat hal yg tak kasat mata?
    Aku tak bisa melihat yg tak kasat mata tapi dari 50 ciri starseed, sebagian besar/lebih dari separuhnya aku meng'iya'kannya. Bagaimana menurut kakak? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengalaman di laman #PerempuanSufi.

      Starseed belum tentu indigo. Sebaliknya, indigo juga belum tentu starseed. Tapi, seseorang bisa saja mengalami keduanya. Kalau kamu merasa punya ciri-ciri starseed, bisa jadi memang kamu starseed dan bukan indigo.

      Delete
  10. saya merasakan semua itu....kelimanya...saat ini posisi saya sebahai penyiar radio,penari,make up,penyanyi,penulis berita,mc,tempat curhat,penyembuh,membuang energi negatif,,,,walau kadang saya lelah...badan saya sakit semua...saya bisa membaca karakter,kadang melihat masa lalu,melihat penampakan hanya lewat batin,tapi saya ikhlas menjalani semua sebagai dharma saya didunia..saya meyakini semua atas kehendakNYA...tidak untuk saya tolak...mampu tidak mampu harus tetap dimampukan...kuat tidak kuat kita pasti kuat...karena semua itu adalah titah...limpahkanlah selalu kebahagian dan energi positif untuk keseimbangan alam semesta...cintailah alam semesta...dan isinya...seimbangkan agar tidak ada ketimpangan....kendalikan.....baik dan buruk akan selalu ada..tidak bisa dihilangkan salah satunya....yang bisa adalah diseimbangkan atau dikendalikan sehingga bisa memberi manfaat untuk alam...lakoni urip kanti koyo lakuning banyu....sabar,ikhlas lan pasrah...rahayu sagunging dumadi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengalaman di laman #PerempuanSufi.

      Bisa jadi, kamu memang punya semua kemampuan itu. Pasti sulit dan capek banget mengatasinya. Tapi, kalau dilakoni dengan ikhlas tanpa tendensi apa pun, semesta juga akan membantu kita memberikan energi positif terbaik sehingga kita bisa tetap menjalankan "tugas spiritual" kita di dunia.

      Semangat ya ❤️

      Delete
  11. sebenernya aku ke sini mau nyari rainbow karna serasa, itu aku kah? tapi pas baca Empath aku kaget. itu akuu. aku tau gimana orang dari sekali liat, berekspresi, cara ngomong langsung tau orangnya gimana. kalo ada orang bohong aku bakal tau, kecuali orang" yang uda terbiasa bohong tapi baru pertama kali ketemu gitu. aku pen nangis. Aku selalu merasa beda aja sama orang". pemikiran ku dalam memandang sesuatu beda. sampe dikira temen aku tuh aku ga bisa ditebak orangnya. sampe ada yang bilang 2 orang, aku beda orangnya dalam artian positif. aku kaget, tapi aku juga tau aku beda. gimana yah wkwk btw, terimakasih atas infonya,kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi cerita dan pengalaman. Semoga perjalananmu sebagai empath bisa terus membuahkan positivitas dan perubahan ke arah yang lebih baik, ya. Semangat 🌻

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  12. Terimakasih artikelnya yg luar biasa, Mbak. Setelah perjalanan beberapa tahun yg traumatik & penuh perjuangan akhirnya saya bisa mengidentifikasi diri berada dalam kategori Crystal People & Empath. Alhamdulillah dibuka jalannya oleh Allah SWT untuk bertemu kawan-kawan dengan berbagai karakteristik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Semoga energinya bisa terus disalurkan dalam hal-hal baik, ya. Salam hangat 😊

      Delete
  13. Selamat malam! Terimakasih atas artikelnya. Kak, awalnya aku bodoamad dengan keadaan diriku. Tapi semakin kudiamkan, semakin meresahkan. Akhirnya aku mulai mengapa aku berbeda dengan sekelilingku.
    Ketika saya tidur pertama kali ditempat yang baru, saya pasti memimpikan 'penghuni' tempat itu. Saya bisa sensitive tetapi tak bisa melihat. Saya pernah bakuhantam dengan wanita jelek penghuni kamar teman saya. Bangun tidurnya badan terasa remuk. Awalnya saya menganggap hal ini biasa saja. Tapi lama-kelamaan menjadi terasa jelas. Ketika orang disekitar saya merasa sedih/senang saya benar-benar bisa merasakannya. Ataupun saya tak sengaja melihat orang yang sakit perut saya pun turut bisa merasakannya. Saya tau sifat seseorang walau baru pertama kali bertemu.

    Terimakasih kak, saya hanya berani bercerita disini. Kalau dikehidupan nyata, lingkungan saya sangat tidak mendukung ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi kisah dan pengalaman di laman #PerempuanSufi. Semoga energi yang kamu punya bisa dikelola dengan baik dan bisa disalurkan juga dengan baik ya. Silakan cerita kapan pun kamu butuh. Stay strong 😊

      Delete
  14. entah kenapa sejak bulan september yang lalu, saya merasa sulit untuk mencapai apa yang saya impikan, saya merasa semua orang yang saya kenal mulai menganggu kehidupan saya. Dan saya sulit memahami diri sendiri. Apakah itu ciri-ciri seorang lightworkers?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya kita tidak perlu khawatir dengan gangguan dari luar kita, termasuk dari teman, keluarga dll.
      Karena pada keadaan (hakikat) yang sebenarnya kitalah yang mengganggu diri kita sendiri dengan merasa terganggu oleh gangguan tersebut.

      Perlu kita ketahui, merasa diganggu atau terganggu itupun hasil dari perbuatan kita lho.

      Sebatas mana cara kita menghadapinya itulah yang menjadi pokok permasalahannya.
      Ketika kita menanggapinya dengan emosi, kesal maka hasilnya akan tidak jauh berbeda dengan cara kita, yaitu sesuatu yg tidak mengenakkan dan hal lain sebagainya.

      Namun bila kita menanggapinya sebagai gangguan dari diri kita sendiri dan mencoba untuk bersabar atau menanggapinya dengan lapang dada, berprasangka baik, maka hasilnya pun tidak jauh berbeda, bisa jadi dapat rizki yang tak disangka-sangka, dapet ilmu, dan hal lainnya.

      Bahkan ketika tulisan ini dilihat dan dibaca oleh mata pembaca (bahkan si penulis), itupun termasuk ilmu, atau teguran, atau sesuatu pelajaran yang seharusnya kita tanggapi secara baik dan lapang dada.

      Wallahualam.

      Delete
  15. Saya mempunyai guru.
    Pada malam jumat kami biasanya pergi mengaji (tepatnya mengkaji, biar awam di denger).

    Tapi hujan turun deras malam itu, jadi semua murid tidak berencana untuk pergi.
    Tepat pukul 9 malam, pintu saya di ketuk dan suara "Assalamualaikum", yang saya yakin itu suara guru saya.

    Setelah saya cepat2 buka pintu ternyata benar guru saya datang dengan muka masam sambil ngomong :

    "Cuman gara2 hujan kamu tidak mau datang ke majelis ilmu?"

    Belum sempat saya menjawab karna merasa malu, guru saya langsung menimpali :

    " Ambilkan saya air buat basuh kaki"

    Segera saya bergegas ke kamar mandi ambil air, lalu berlari menuju ke depan lagi.
    Tapi guru saya sudah tidak ada.

    Tiba2 hujan berhenti, saya pun langsung bergegas ngidupin motor pergi ke majelis karna ngga keenakan.

    Pas nyampe di majelis, saya orang ketiga yg datang, setelah itu baru menyusul murid yang lain 6 orang.

    Saat teman sebelah saya ngomong :
    "Bapak (kami memanggil guru kami) tadi kerumah saya jam 9 nyuruh saya pergi ke majelis, makanya langsung datang"

    Denger omongan temen saya di sebelah, temen saya yg di sebelah lagi ikut ngomong "saya juga"

    lalu semua murid juga ngomong
    "Lho bapak juga baru kerumah saya, jam 9 juga"

    Jumlah murid waktu itu 9 termasuk saya.
    Tapi sih kami hanya heran saja, tidak sampai terlalu keheranan, sebab banyak kjadian yg lebih ganjil dari ini sebelum ini.

    Nah menurut guru saya, indigo yang sering dibilang orang itu berbeda2. Yg dari lahir beda, yg dari belajar beda, yang simple dibukakan mata batinnya juga beda.

    Nah indigo yang terakhir itu kalian jangan percaya, sebab mereka ditipu penglihatannya (kerjaan jin mah seperti asli meski menipu)
    Kalo yg pertama jangan terlalu yakin saja, sebab lihat dulu karakter orangnya. Bisa hilang kemampuannya dan juga bisa ditipu oleh bangsa lain ketika dewasa atau hawa nafsu mulai tumbuh dengan kedewasaannya.
    Kalo yg kedua lihat darimana dia belajar, siapa yg mengajar, pelajaran apa yg diajar, syariatnya bagaimana, akhlaknya juga bagaimana. Kita bisa mengetahui nilai "keindigoannya" dari beberapa hal tersebut.

    Pesan dari saya, ingatlah "Manusia adalah yang sempurna dalam "pembentukannya" dari beberapa unsur yang telah kamu ketahui sebelumnya"
    Sedangkan yang lain adalah "Tidak Sempurna"

    Ingat ya yg saya tanda kutip.
    Itu spesifikasi manusia dalam hal bentuk/wujud.
    Tapi kalo dalam hal Manusia Sempurna yg sebenarnya (dalam hal ini kesempurnaan wajib 2 hal, lahir bathin) maka manusia belum tentu lebih tinggi dari makhluk lain,
    bisa paling tinggi derajatnya diantara makhluk lain, dan juga bisa lebih rendah dari hewan derajatnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Bacaan Populer

Spiritual Awakening, Apakah Kamu Sedang Mengalaminya?

Bagi sebagian orang, istilah spiritual awakening mungkin terdengar asing. Tapi, bisa jadi mereka semua pernah atau bahkan sedang mengalaminya. Beberapa orang menyebutnya dengan istilah “pencerahan” atau “kebangkitan spiritual”, sebagian lagi menyebutnya “kesadaran spiritual”. Dalam tulisan ini, saya akan menyebutnya sebagai kesadaran spiritual karena bagi saya, setiap orang sudah mengalami perjalanan spiritual sejak lahir. Namun, tidak semua orang menyadarinya.  Sebagian orang mungkin akan merasakan kedamaian tersendiri saat mengalaminya, tapi ada juga sebagian orang yang justru merasakan hal-hal lain di luar kendali, seperti merasa ada yang berbeda dengan dirinya sendiri, kemelut pikiran dan hati, sampai merasakan adanya gangguan mental yang sering kali dianggap sebagai penyakit. Untuk lebih memahaminya, mari kita perjelas dulu batasan kesadaran spiritual ini! Spiritual Awakening © Retha Ferguson via Pexels Apa itu kesadaran spiritual? Ketika seseorang melalui kesadaran s

Apakah Kamu Seorang Empath?

Pernah merasa cemas, sedih, atau marah tanpa sebab yang pasti? Atau bahkan merasakan gejala fisik yang kuat tanpa alasan logis? Mungkin, kamu adalah seorang empath. Sebelum mengenal diri saya sebagai empath, saya selalu merasa ada yang salah dengan diri saya. Terlebih, saya juga pernah disinyalir menderita kepribadian ganda di usia muda. Namun, pada saat itu, saya berpikir bahwa itu hanya sebagian kisah dari pencarian jati diri. Setelah berkelana sampai ke palung diri yang paling dalam dan bertemu sesama empath, saya pun sadar bahwa kami punya gift yang cukup unik dan mungkin tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Sebelum mengenal diksi empath, saya lebih sering menyebut diri saya sebagai “energian”, yaitu orang yang punya sensitivitas tinggi terhadap energi. © Pixabay via Pexels Empath dan HSP Empath adalah orang yang sangat peka terhadap emosi orang-orang di sekitarnya sehingga merasakan emosi tersebut di dalam dirinya. Seorang empath cenderung melihat dunia secara berb

Dalam Penciptaan Hawa, Tuhan Tak Patriarkis

Baru-baru ini, teman baik saya mengirimkan thread Twitter soal Hawa yang mendorong saya untuk kemudian mengenal perempuan pertama di muka bumi ini secara lebih dekat.  Sebagian dari kita mungkin sudah mendengar kisah bagaimana Adam diciptakan dan diperkenalkan kepada makhluk Tuhan lainnya semasa di surga. Bahkan, beberapa literatur menyebutkan bahwa Adam hidup sampai 930 tahun. Lalu, bagaimana dengan Hawa? Bagaimana ia diciptakan, diturunkan ke bumi, sampai akhirnya melahirkan manusia-manusia lainnya di muka bumi ini? © Luis Quintero from Pexels Benarkah Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam? Menurut tradisi Yahudi , Adam dikecam sebelum dia dipertemukan dengan Hawa. Dalam buku abad pertengahan yang berjudul The Alphabet of Ben-Sira, disebutkan bahwa istri pertama Adam adalah Lilith yang marah dan kemudian bersekutu dengan setan sehingga Tuhan mengecamnya dan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Konsep inilah yang kemudian mengonstruksi anggapan bahwa Hawa (perempuan)

Mitos Kecantikan dan Budaya Patriarki dalam Lagu “Aisyah Istri Rasulullah”

© Janko Ferlic from Pexels Sore ini, untuk ke sekian kalinya, telinga saya digandrungi oleh lagu islami berjudul “Aisyah Istri Rasulullah”. Sekilas, nadanya cukup mudah diingat dan terdengar romantis sehingga saya berniat untuk ikut meng- cover lagu tersebut. Seperti biasa, saya akan terlebih dahulu menghafal liriknya sebelum bernyanyi. Sayang seribu sayang, niat saya untuk berpartisipasi memviralkan lagu tersebut terhenti saat menemukan liriknya yang berbunyi kulit putih bersih merahnya pipimu. Kenapa? Dalam buku berjudul The Beauty Myth: How Images of Beauty Are Used Against Women , disebutkan bahwa penyebutan kulit putih merupakan salah satu mitos kecantikan yang diproduksi kapitalisme dalam industri kecantikan untuk mengontrol otoritas perempuan atas tubuhnya. Dalam konteks ini, budaya patriarki tidak berupaya mendominasi tubuh perempuan secara fisik, tetapi menghegemoninya secara psikis sehingga banyak perempuan yang terjebak pada mitos putih-itu-cantik . Mitos kecant