Skip to main content

Apakah Kamu Seorang Empath?

Pernah merasa cemas, sedih, atau marah tanpa sebab yang pasti? Atau bahkan merasakan gejala fisik yang kuat tanpa alasan logis? Mungkin, kamu adalah seorang empath.
Sebelum mengenal diri saya sebagai empath, saya selalu merasa ada yang salah dengan diri saya. Terlebih, saya juga pernah disinyalir menderita kepribadian ganda di usia muda. Namun, pada saat itu, saya berpikir bahwa itu hanya sebagian kisah dari pencarian jati diri.
Setelah berkelana sampai ke palung diri yang paling dalam dan bertemu sesama empath, saya pun sadar bahwa kami punya gift yang cukup unik dan mungkin tidak dimiliki oleh kebanyakan orang.
Sebelum mengenal diksi empath, saya lebih sering menyebut diri saya sebagai “energian”, yaitu orang yang punya sensitivitas tinggi terhadap energi.
© Pixabay via Pexels
Empath dan HSP
Empath adalah orang yang sangat peka terhadap emosi orang-orang di sekitarnya sehingga merasakan emosi tersebut di dalam dirinya. Seorang empath cenderung melihat dunia secara berbeda, menyadari bagaimana perasaan orang lain, hingga rasa sakit apa yang mereka alami dan apa yang mereka butuhkan secara emosional.
Menurut Judith Orloff, penulis buku The Empath’s Survival Guide, seorang empath tidak hanya bisa merasakan emosi orang lain, tapi juga sakit fisik yang orang lain alami. Bahkan, sering kali seorang empath bisa merasakan niat seseorang dan dari mana ia berasal. Dengan kata lain, seorang empath cenderung menangkap banyak pengalaman hidup orang-orang di sekitarnya.
Meski banyak orang memiliki sensitivitas tinggi yang disebut highly sensitive people (HSP), ada perbedaan antara empath dan HSP. Memiliki tingkat empati yang tinggi hanyalah satu dari sifat lain yang membuat seseorang bisa dikategorikan sebagai HSP. Hampir semua empath adalah HSP. Tapi, HSP belum tentu seorang empath.
Seorang empath cenderung menempatkan diri di posisi orang lain sama seperti diri kita sendiri sehingga benar-benar merasakan emosi dan rasa sakit (fisik) orang-orang yang ada di sekelilingnya. Misalnya, saat ibu saya merasa sedih, maka saya akan merasa sedih. Saat almarhum adik saya terkena serangan kanker usus, maka serta-merta saya menjadi sangat cemas dan tidak bisa tidur selama berbulan-bulan. Bahkan, di malam sakaratul mautnya pun saya merasakan sejenis rasa yang kelak saya sebut “sakaratul maut palsu”. 
Di satu pihak, seorang empath memiliki kelebihan yang membuatnya menjadi orang yang penuh cinta dan kasih sayang. Tapi, di lain pihak, seorang empath juga akan merasa sangat kelelahan karena harus merasakan berbagai macam emosi dan kondisi fisik orang-orang sekitarnya. Repot dong? Jelas!
Tapi, menurut Judith, hal ini bisa diatasi dengan menjalankan strategi perlindungan sensitivitas dan menentukan batas-batas yang sehat. (Ini akan kita bahas di tulisan tentang empath selanjutnya, ya!)
Jadi, apakah kamu termasuk empath? Berikut adalah ciri-ciri yang biasanya melekat dalam diri seorang empath.
#1: Menyerap emosi orang-orang di sekelilingnya
Seorang empath akan dengan mudah mengetahui emosi seseorang yang ada di sekelilingnya, baik yang ditemuinya maupun tidak. Bahkan, seorang empath bisa mengenali gejala emosional yang dimiliki seseorang meskipun orang tersebut tidak menceritakannya sama sekali.
Misalnya, saya pernah merasa tidak berguna dan marah pada diri sendiri. Padahal, saya tidak punya masalah apa pun di kehidupan saya. Beberapa menit setelah kemarahan mereda, saya menghubungi salah seorang teman dekat saya dan mengatakan perasaan saya. Ternyata, emosi dialah yang sedang saya serap saat itu.
#2: Emosi di ruang publik
Seorang empath cenderung sulit berada di ruang publik. Hal ini disebabkan oleh “daya serap” yang tinggi sehingga bisa saja menyerap beragam energi orang-orang tak dikenal sehingga menyebabkan panik, cemas, bahkan emosi yang meledak-ledak secara tiba-tiba. Bahkan, seorang empath juga bisa mengenali emosi atau sejarah emosional suatu tempat.
#3: Menyerap energi lingkungan
Tempat yang tenang, damai, dan menyenangkan bisa membuat seorang empath menjadi lebih produktif dan berkembang karena energi yang diserapnya. Sebaliknya, tempat yang kacau, berantakan, dan penuh dengan masalah akan menjadi penyebab seorang empath menjadi sangat emosional dan bahkan mengalami kelelahan mental.
#4: Mengetahui dari mana seseorang berasal
Bukan cenayang, namun seorang empath juga bisa merasakan dari mana seseorang berasal hanya dengan merasakan energi dan emosi orang tersebut. Dalam hal ini, saya sering sekali merasa yakin bahwa seseorang yang baru saja saya kenal berasal dari lingkungan keluarga yang berantakan alias broken home. Atau, pernah sekali saya merasakan energi purba seseorang yang berasal dari tanah adat di wilayah Jawa Barat.
#5: Menjadi tempat curhat
Punya sensitivitas yang tinggi dan wawasan yang luas tentang energi dan emosi orang-orang sekitar menjadikan seorang empath sering kali didatangi untuk menjadi “pelayan” curhat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan empath untuk menjadi seorang pendengar yang baik sekaligus sebagai solution maker.
#6: Sensitif terhadap tragedi dan kekerasan
Menonton acara atau berita tentang suatu peristiwa kekerasan, bahkan mendengar kisahnya saja, menjadikan seorang empath bisa kehabisan energi. Bukan hanya karena membayangkan apa yang sedang terjadi, tetapi karena merasakan hal tersebut di dalam dirinya.
#7: Menyayangi binatang
Seorang empath cenderung melakukan pendekatan yang sangat humanis kepada siapa pun, termasuk kepada binatang. Seorang empath bahkan terlihat seolah-olah bisa berbicara dengan binatang-binatang tersebut dan merasakan apa yang sedang terjadi di sekitarnya.
#8: Merasa sakit fisik
Bukan hanya emosi yang bisa diserap oleh seorang empath, melainkan juga gejala fisik. Oleh karena itu, seorang empath bisa saja terserang berbagai macam penyakit hanya karena sedang merasakan apa yang orang lain alami. Saya sendiri sering merasa migrain akut ketika teman terdekat saya merasa sakit. Lebih parahnya lagi, saya pernah menderita radang usus ketika orang terdekat saya mengalami putus asa. Tapi, karena kemampuan inilah maka kebanyakan empath bisa menjadi seorang healer.
#9: Merasa kesulitan dalam menjalin hubungan dengan pasangan
Banyak empath memilih untuk menjadi lajang karena alasan ini. Tapi, ada juga empath yang berusaha beradaptasi dengan pasangan sehingga bisa menemukan jalan tengah. Saya sendiri pernah “gagal” menjalin hubungan karena sering terlalu tahu apa yang ada di pikiran dan perasaan mantan pasangan saya. Inilah yang kemudian jadi biang keladi dari semua pertengkaran. Bayangkan saja, ketika pasangan merasa malas atau jengkel, bahkan ketika dia berniat punya selingkuhan, kamu bisa merasakan semua hal kecil yang dirasakannya hampir setiap detik!
#10: Bisa mendeteksi kebohongan
Beberapa kali, seorang teman mengajak saya untuk bekerja sama dengannya dalam suatu project. Entah kenapa, hati saya merasa bahwa dia akan menipu dan memanfaatkan kemampuan saya. Tapi, teman saya tersebut merajuk dan meminta agar saya mau membantunya menjalankan project tersebut. Akhirnya, saya ikuti keinginannya.
Dalam waktu seminggu, semua kebohongan terungkap. Alih-alih menjalankan project bersama, dia hanya menjadikan saya sapi perah dan mengambil keuntungan finansial dari situ. 
Begitulah cara empath mendeteksi kebohongan. Meski tidak tahu apa yang benar-benar terjadi atau apa yang diinginkan seseorang, setidaknya empath tahu sejak awal bahwa ada kebohongan di dalamnya.
#11: Bisa menjadi pemimpin yang baik
Karena kemampuannya dalam mendengarkan dan memahami orang lain dengan baik, seorang empath bisa menjadi pemimpin yang baik dan senantiasa berusaha agar semua anggota tim merasa nyaman saat bekerja. Oleh karena itu, empath cenderung merasa tidak habis pikir dengan pemimpin yang suka bertindak sewenang-wenang dan lebih memperhatikan urusannya sendiri ketimbang timnya.
#12: Menyenangkan dan menenangkan
Tidak hanya menghibur, seorang empath juga sering kali dicari banyak orang karena kemampuannya untuk bisa membuat orang lain merasa tenang, baik itu dengan menjadi pendengar maupun memberikan nasihat-nasihat dan kalimat-kalimat motivational.
#13: Sulit menolak untuk membantu
Saat melihat orang lain dalam kondisi terdesak, seorang empath selalu berupaya yang terbaik untuk memberi orang tersebut pertolongan. Penuh cinta dan kasih sayang adalah inti dari karakteristik seorang empath sehingga bagaimana pun sulitnya kondisi pribadi empath, ia akan cenderung mendahulukan kepentingan publik daripada dirinya sendiri.
Nah, dari 13 ciri-ciri di atas, apakah kamu termasuk empath?

Comments

  1. Saya empath. *acungjari Plus indigo :D Kebayang manajemen emosinya gimana, ahahaha. Saya ambivert, introvert tapi bisa ekstrovert. Saya bisa berada dalam keramaian, ngemsi sebuah acara, di atas panggung, jadi pusat perhatian--meski sebenarnya saya lebih menikmati kerja di balik layar, Tapi habis itu saya akan bikin me time yang saya sendirian dalam jeda waktu lama. Lucunya lagi, sebagai empath, saya pernah menekuni pekerjaan sebagai wartawan selama sepuluh tahun. Tiap hari liat badnews. Lyfe oh lyfe. Hihihihi.

    Salam kenal,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, pengalaman kita sama ternyata. Empath ft. Indigo. Next #PerempuanSufi juga bakal bahas isu indigo, Kak.

      Nanti bakal ada meet up sesama empath dan indigo juga di #KelasSufi, semoga bisa bertemu ya.

      Terima kasih sudah berkunjung ke #PerempuanSufi. Salam kenal :-D

      Delete
    2. Sepertinya saya telat membalas ini, hehehe...

      Saya Pepi, saya empath juga. Kalau aku empatinya bukan cuma ke sesama manusia, tapi sama hewan, bahkan barang atau hanya suara sekalipun bisa kena. Tiap lihat ada yang bongkar pasang baju manekin, pasti suka ngerasain linu di bagian yang dicopot, dari situ fobia manekin, padahal berkecimpung di dunia fashion ya, wkwkwkw...

      Terus beberapa kali mendekor & membuat DIY harus memotong, tanganku yang digunakan untuk memotong juga merasakan sakit juga, menyobek jauh lebih sakit daripada memotong, bahkan sakitnya sampai ke siku, meremas/melipat paksa barang juga merasakan sakit.

      Lalu, sering juga diceritain tentang kekerasan & pembunuhan dan sering diajak nonton animasi yang isinya berdarah, itu sakitnya luar biasa sesuai dengan adegan yang diceritakan, itu juga yang bikin saya fobia darah.

      Pulang kalau kemalaman sering lewat rumah pemotongan ayam, liat ayam minta tolong, tapi ga bisa tolongin, seketika sakit & langsung nangis dekat ojol yang saya tumpangi. Pas lagi qurban juga ga mau keluar rumah karena sama seperti ayam itu. Selain punya meat intolerance, empath inilah yang membuat saya bertahan menjadi vegetarian dan vegan secara on off. Untung saya punya meat intolerance, jadi bisa mengurangi guilty.

      1.5 tahun terakhir saya menjadi sakit-sakitan karena semakin banyak bad news terkait kemanusiaan, hewan, maupun lingkungan. Pernah juga demam meriang ga jelas sampai sakit kepala hebat selama 2 minggu, ternyata itu temannya pacarku yang lagi diopname. Begitu tahu, gejala saya bisa membaik berangsur-angsur.

      "Orang lain yang menderita, ko kamu yang kesakitan ? "

      "Itu kan cuma hewan, biasa aja kali kalo dipukul/diusir, ngapain kamu sedih & kesakitan segala ? Lebay."

      Empath ini makin dewasa makin kuat, tapi makin terbiasa karena semakin tahu cara memanfaatkan empath dengan baik seperti apa.

      Di sisi lain, saya bisa mengetahui cerita orang lain & apa yang mereka rasakan tanpa harus mengalaminya langsung. Bisa merasakan firasat dari seseorang/sesuatu walaupun ga tau secara detail seperti apa. Yang terpenting, bisa memposisikan menjadi orang lain yang bahkan bertolak belakang dari keseharian hidupku & pribadiku, ini juga memudahkan aku kalau dicurhatin orang lain.

      Oiya ka, nanti ada meetup untuk sesama empath juga ? Kalau ada, aku mau ikut ka, barangkali bisa kenalan satu sama lain, hehehe... Thank you...

      Delete
    3. Halo, Pepi. Terima kasih sudah berbagi. Wah, kebetulan baru kali ini nih ada empath yang story tentang hewan. Memang tiap empath diberi kelebihan masing-masing ya, ada yang empath dengan makhluk hidup atau benda mati lainnya.

      Ini sangat menarik untuk dibahas. Untuk info terkait komunitas empath bisa update di Instagram @perempuansufi ya, Say.

      Senang sekali bisa kumpul dan berbagi sama teman-teman semua. Untuk sementara, #PerempuanSufi sedang mengumpulkan database untuk para empath yang bersedia buat sharing nantinya. Silakan hubungi via DM @perempuansufi dengan mencantumkan nama dan nomer WhatsApp ya.

      Salam empath,
      ❤️

      Delete
  2. Informatif sekali. Dulu suka iseng ikutan kuis online dan hasilnya ya hsp dan empath. Tapi sekarang udah gak mikirin itu lagi karena ternyata bikin batin capek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, terima kasih sudah berkunjung ke #PerempuanSufi. Setuju banget, kalo dipikirin malah bikin capek. Tapi, kalo dijalanin beserta rasa syukur akan terasa lebih mudah.

      Salam kenal, semangat empath! :-D

      Delete
  3. terus aku harus gimana? 😭 capek loh beneran, aku sampe depresi karna gak ngerti aku kenapa. belum lama aku baru tau ada yang namanya empath, 90% semua sesuai, tapi aku bingung gimana ngendaliinnya 😭 aku di posisi mengerti mereka, tapi mereka gk bisa ngertiin aku, malah nganggep kalo aku orang yang baperan, aku jadi makin takut bersikap, karna aku tau apa yg mereka pikirin tentang aku 😭 tolong kak 😭😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, #SahabatSufi! Terima kasih sudah berbagi di sini. Menjadi empath memang bukan hal yang mudah, apalagi kalau kita nggak punya support system yang kuat. Yang perlu kamu ingat adalah kamu punya sesuatu yang spesial di dalam diri kamu yang harus kamu kelola supaya tidak kewalahan sendiri.

      Nah, yang sering kali dilupakan oleh empath adalah mencintai diri sendiri. Jadi, jangan lupa untuk mencintai diri sendiri ya. Untuk sharing lebih lanjut, silakan kirim message di Instagram @perempuansufi :-)

      Salam Empath!

      Delete
  4. Aku ngalami banget yg mbak kisahkan terkait situasi saat adik mbak almarhum. Persiss sama dg pengalamanku. Bahkan saat detik nafas terakhirnya rasanya aku ikut terlempar di alam lain. Rasanya aneh. Tiba2 sekelilingku berubah ga ada warna, hanya hitam putih dan abu2. Pdhl aku ga dlm kondisi mau pingsan. Tetap sadar tp seperti disorientasi.. dan mencoba mengenali aku ini siapa dan dimana. Aneh lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Alice. Terima kasih sudah berbagi di #PerempuanSufi. Betul, pengalaman sebagai empath memang sering kali aneh dan menakjubkan. Tapi, semoga semua pengalaman spiritual ini bisa membuat kita jadi lebih baik ya.

      Salam Empath :-D

      Delete
  5. Ya ampun saya baru tahu kalau saya seorang empath,karena saya selalu merasa aneh dengan diri saya yg tiba2 sedih, tiba2 bahagia, dan sangat tahu bahwa org di depan saya atau org yg diceritakan ke saya sedang berbohong. Iya agak sulit punya pasangan krn perasaan mereka kdg memanipulasi atau mengintimidasi perasaan kita. Ga tegaan kalau ada yg minta tolong walaupun org yg minta tolong orgnya nyebeli. Tp bersyukur jg ternyata ini sebuah 'gift'

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Theresia! Terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Semoga gift ini bisa diberdayakan dengan sebaik-baiknya sehingga kita bisa berkontribusi positif buat kehidupan dan lingkungan sekitar kita ya :-)

      Untuk berbagi pengalaman dan tips seputar empath, kamu bisa juga bergabung dengan teman-teman empath lain di grup WhatsApp Perempuan Sufi berikut ini: https://chat.whatsapp.com/KhjkaTlubbB7R2dK9kliQw

      Salam Empath,
      ❤️

      Delete
  6. dan aku juga termasuk empath jujur, capek fisik capek fikiran. dan sekarang hampir 1 bln tdr g enak ap2 g enak,. tiap ketemu orang baru atau punya hubungan sama orang pasti, tau kalau u bakalan pisah sama dia karena bgni2, u kalau jalan sama dia bakalan ad kejadian seperti ini. dan itu bener terjadi. padahal itu cuma terlintas, bukan senaja difikir. ketika ibu sakit cuma cerita doang, tp bisa ngrasain sakitnya dan bahkan sampe g bisa tdr energi terkuras habis. ad cara agar tdk terlalu sensitif g y. jujur banget lo, ini nguras energi dan bikin capek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, #SahabatSufi! Terima kasih sudah berbagi di laman ini. Betul, memang akan melelahkan kalau kita belum bisa mengelola energi yang kita terima. Tapi, kamu bisa coba tips di sini untuk mengatasinya:

      http://www.perempuansufi.com/2020/02/dear-empath-ini-5-cara-supaya-kamu.html

      Untuk berbagi pengalaman dan tips seputar empath, kamu bisa juga bergabung dengan teman-teman empath lain di grup WhatsApp #PerempuanSufi berikut ini: https://chat.whatsapp.com/KhjkaTlubbB7R2dK9kliQw

      Salam Empath,
      ❤️

      Delete
  7. Kok 70% ciri-cirinya kayak aku ya? Kadang sedih sendiri, kadang ketawa sendiri, tiba-tiba badmood, tiba-tiba migrain, kadang ngomongin sesuatu besoknya kejadian beneran. Hari ini tiba-tiba migrain bgt dr siang sampe skrg. Gatau kenapa. Untung ketemu sama pembahasan ini. Mungkin nanti akan ada jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Elia. Terima kasih sudah berbagi cerita di laman #PerempuanSufi.

      Dari pengalaman yang diceritakan, bisa jadi Sahabat termasuk empath. Semoga segera menemukan jawabannya ya. Jangan sungkan untuk berbagi kembali.

      Salam hangat,
      ❤️

      Delete
  8. Kalau empath kemampuannya bisa memudar atau hilang gak sih?

    Soalnya semua ciri ciri itu sering saya alami pas kecil sampe sma, tapi semenjak lulus sma sampe sekarang saya jadi hampir gak bisa ngerasain perasan apa apa lagi, bahkan sebaliknya mulai menyukai hal yang berbau kekerasan, kejam terhadap hewan dll

    Saya juga sekarang lebih suka bikin orang bertambah sedih dari pada menghiburnya,

    Mohon bantuanya, stress sendiri mikirin yang kaya begini terus

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Sahabat Sufi. Terima kasih sudah berbagi dengan #PerempuanSufi. Kemampuan empath bisa saja memudar karena adanya pengelolaan energi yang kurang tepat di masa lalu.

      Kalau dilihat dari ceritamu, kemungkinan besar orang sekelilingmu belum paham tentang empath sehingga tidak melakukan penanganan yang tepat. Selain itu, kamu juga mungkin kurang punya ruang untuk berekspresi dan menyalurkan energi tersebut. Akibatnya, kamu mengalami kelelahan baik secara fisik maupun psikis sehingga perlahan-lahan kamu mulai menutup diri dan empati yang kamu miliki berubah menjadi sebaliknya.

      Untuk mengatasinya, coba lakukan meditasi, mendengarkan healing music, dan mengikuti komunitas atau aktivitas positif yang kamu sukai. Konsultasi lebih lanjut bisa via DM Instagram @perempuansufi ya.

      Semoga jawaban ini membantu.

      Salam Empath
      ❤️

      Delete
  9. Bagaimana klo kita bwt group wa biar kita bisa saling tukar pikiran ? πŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Fakhry. Terima kasih sudah berkunjung!

      Untuk berbagi pengalaman dan tips seputar empath, kamu bisa bergabung dengan teman-teman empath lain di grup WhatsApp #PerempuanSufi berikut ini:

      https://chat.whatsapp.com/KhjkaTlubbB7R2dK9kliQw

      Salam Empath,
      ❤️

      Delete
  10. Saya sepertinya seorang empath.. Tapi hanya pada keadaan tertentu. Saya bisa merasakan kehadiran spirit ditempat2 tertentu. Alhamdulillah gk bisa melihaty. Yang paling parah.. Saya bisa merasakan kalo pacar saya lagi sakit. Saya Akan meriang dg sendiriy. Mengigil walaupun udaranya panas. Tangan dan kaki terasa dingin. Saya asumsi.. Empath saya bekerja dg orang yg memiliki perasaan yg dalam

    ReplyDelete
  11. Salam knl utk smua. Sy bisa merasakan sifat, kepribadian org lain tnp mnyentuhnya bhkn dr ftonya saja. Kdg d jln sy bisa mrasakn byak emosi n kpribadian org2 d skitr sya. Bahkn dr bntuk kukunya pun sy bisa mrasakn org spt apa individu tsbt. Apa ini trmsuk Empath?? Trims sblmnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga.

      Terima kasih sudah berbagi cerita di laman #PerempuanSufi. Dilihat dari beberapa hal yang kamu alami dan rasakan, kemungkinan besar kamu adalah empath. ❤️

      Delete
  12. Saya sepertinya juga seorang empath dan mungkin juga indigo (entahlah..). Kalau keluarga ada yang sakit juga pasti ikutan sakit. Repot kalau di rumah lagi berdua saja, jadi sakit semua, tidak ada yang ngurusin. Ada berita atau film apa juga gampang ikutan sedih, galau, sakit... sering uring-uringan padahal tidak ada sebab yang jelas, fine-fine saja sebelumnya. Kalau lewat tempat tertentu juga suka jadi meriang atau jari telunjuk sakit. Lagi mencari tahu kenapa diri saya... dan akhirnya malah jadi ke blog ini. Salam kenal untuk Kakak Perempuan Sufi dan yang lainnya ya... salam empath.. dan kakak, saya izin ikut gabung di grup wa-nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Sahabat Sufi.

      Terima kasih sudah berbagi cerita. Dengan senang hati, silakan bergabung. ❤️

      Delete
  13. Mau nangis bacanya. Sepertinya klo dibaca dr ciri2nya, kemungkinan saya seorang empath.
    Jdnya saya bisa buka kartu, seperti membaca energi. Menurut saya bukan meramal, tetapi lebih kepada memberikan solusi. Bahkan kadang saya bisa melihat apa yg teman indigo saya lihat, saya pikir itu seperti menyerap energi org lain.. dan kemampuan memijat pun ada.. dan memang suka bicara sama hewan..
    Saya pikir itu bukan gift πŸ™„
    Hanya sekedar sifat saya yg bawaan lahirnya sprti itu..
    Tp anehnya klo habis bantu memijat org, badan saya lebih enteng dr biasanya.. terkecuali klo org tersebut pya energi negatif yg pake tanda kutip.. saya juga suka lelah sama diri sndiri, gak punya waktu buat diri saya.. gak ngerti kenapa badan dan hidup saya begini.. dan memang sulit pya jodoh yaa.. baru komunikasi sedikit sama org baru, sudah tau kek manalah orgnya itu..🀭🀣🀣🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Sahabat Sufi.

      Terima kasih sudah berbagi cerita. Selamat bergabung dengan teman-teman empath lainnya ❤️

      Delete
  14. Ada testnya kah utk menentukan kita empath or HPS only??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Banyak tes yang bisa dilakukan, ini salah satunya: http://www.empathtest.com/

      Delete
  15. Bukan cowo gemulai/cowo kecewe-cewean, melainkan cowo yang cara bicara/style/hobinya bener2 cowo. Tapi merasakan 80% empath dari hal diatas, hal itu aneh/wajar? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Wajar kok, siapa pun bisa menjadi empath dan hal itu tidak terhalang oleh gender maupun jenis kelamin. Semoga Sahabat bisa memberdayakan anugerah ini dengan sebaik-baiknya ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  16. Facebook ku,ku hapus karena aku ikut bingung dengan semua kejadian dan curhatan mereka..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Nggak apa-apa, ada sebagian orang yang memang terlalu banyak menyerap energi sehingga sebaiknya melakukan detoksifikasi digital, termasuk "beristirahat" dari media sosial. Semoga kamu bisa menemukan solusi untuk mengelola energi yang kamu serap dari lingkungan sekitarmu ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  17. Huhu hari ini aku tiba2 ngerasa gak enakan sesak, terus iseng cari artikel "bisa merasakan emosi orang" Krna sebelumnya aku udah sadar kalo tiba2 perasaan gak karuan ya krna pengaruh luar. Aku di kantor pernah ngerasain marah, kesel, padahal ga ada apa apa tp temen sebelahku kaya gelisah gitu ngecek kerjaan2nya. Eh berapa menit kemudian emosi dia meledak banting meja marah2 ke rekan kerjaku. Sering juga marah ke ibu padahal harusnya dia yg kesel, ya krna aku ngerasain emosinya. Dan misal ada org ngobrol, dan ga seharusnya diobrolin malah aku yg ngerasa gak nyaman, kayak jadi mereka berdua, susah jelasinnyaa. Dan aku tau dr gerak gerik org misal cari perhatian atau pura2 apa lah. Hampir semua yg disebut artikel itu bener. Ternyata ada penjelasan nya terimakasi 😭 aku mikirnya malah ke hal hal aneh misal indogo tp aku ngga gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Banyak kok Sahabat Empath lain yang juga merasakan hal yang sama pada awalnya. Apalagi, ditambah tanggal 5 Juli kemarin juga ada gerhana penumbra sehingga sensitivitas empath makin meningkat.

      Jangan khawatir, seiring berjalannya waktu, kamu juga akan ditunjukkan jalan untuk mengelola energi di sekitarmu. Semangat ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  18. Saya tidak yakin saya seorang empath atau tidak. Hanya saja pertama kali saya melihat kecelakaan tepat depan mata, tubuh saya tiba-tiba ikut merasakan sakit tepat seperti dilokasi anggota tubuh si orang yang kecelakaan. Saya juga tiba-tiba merasa "paham" dengan rasa dan kepribadian orang yg ada di dekat saya, padahal saya baru mengenalnya. Saya coba menebak beberapa hal tentang dia, ada yg benar tapi ada juga yang kurang tepat. Di tempat ramai saya merasa pikiran dan rasa saya menjadi kosong. Saya linglung. Apa dari pengalaman-pengalaman saya itu bisa disebut saya seorang empath? Mohon tanggapannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi.

      Berdasarkan cerita tsb, kemungkinan besar kamu adalah empath.

      Kalo mau lebih yakin, bisa lakukan tes di sini:
      http://www.empathtest.com/

      Salam hangat 🌻

      Delete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Hallo kak, salam kenal, saya habis baca baca dari instagram dan kebetulan nemuin kata " Empath " ini, karna penasaran saya langsung search google dan ke blog ini, saya baca baca dan saya rasa saya seorang empath, saya serinng ngerasa perasaan kaya campur aduk, sering dejavu, kadang kalo liat orang lain sedih kita juga jadi ikutan sedih, kaya seakan akan kita diposisinya mereka, mohon maaf kalo ada salah kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, dear. Terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Kalau dilihat dari ceritamu, sepertinya memang kamu termasuk empath. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa lakukan tes empath di sini ya: http://www.empathtest.com/

      Semoga membantu ❤️

      Delete
  21. Saya sering banget ngerasa kayak beberapa ciri di atas, tapi baru tahu soal istilah empath dari blog ini, makasih sebelumnya udah posting tentang ini, informatif sekali kak😍

    Omong-omong, saya sering banget bisa mendeteksi atau menilai seseorang yg berinteraksi sama saya, entah karakternya, pembawaannya, apakah orang itu lagi berbohong, lagi banyak pikiran atau bahkan sedih. Kalau ketemu sama orang yg ketauan lg bohongnya suka otomatis keliatan sebelnya saya tuh, gabisa fake. Sering juga tiba2 ngerasa sakit di beberapa bagian tubuh tertentu, kadang sakit hati tanpa alasan dan nangis sampe gak kuat buat bersuara, kadang juga ngerasa pingin marah. Tapi gak tau sih apakah ini bisa dibilang empath atau sekadar hsp ajaπŸ€”

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Dear. Terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi.

      Kalau berdasarkan ceritamu sih sepertinya kamu memang empath karena perbedaan signifikan empath dan HSP terletak pada bagaimana seseorang bisa "menyerap" energi atau emosi orang lain, termasuk rasa sakit pada fisik.

      Untuk lebih yakinnya, bisa cek di sini: http://www.empathtest.com/

      Semoga membantu ❤️

      Delete
  22. Kumpul ahh... saya juga seorang Empath nih, Hal yang paling menyebalkan ketika liburan rame2 dan di tempat rame, pasti menjadi orang yang paling bete πŸ˜’ diantara banyak orang... πŸ˜‚ dan menjadi seseorang paling merasakan malu dan paling khawatir ketika teman atau kelompok kita bersikap tidak Etis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Samudra! Terima kasih sudah mampir ke laman #PerempuanSufi. Iya, bener banget kalau empath sering kali “di dalam keramaian aku merasa bete”, hehe.

      Tapi, kalau kita sudah bisa kelola energi dengan baik, kita bisa kok menghalau energi-energi negatif itu. Kalau nggak, ya menghindar deh.

      Semoga bisa selalu berbagi kebaikan ya 🌻

      Delete
  23. Saya kalo dikeramaian mudah lelah ..contohnya saya pergi kewarung sebelum pergi kewarung saya masih happy2 aja sama kucing2 saya eh pas udah diwarung kan rameeee bgt terus saya duduk eh tiba2 saya mendadak menjadi diem kaku dan perasaan/pikiran gak karu2an mudah lelah pokoknya eh pas udh di rumah happy lg gak kaku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Laras. Terima kasih sudah berbagi cerita dengan #PerempuanSufi. Kalau dilihat dari ceritamu, bisa jadi kamu adalah empath.

      Untuk memastikannya, silakan cek di sini: www.empathtest.com

      Salam hangat ❤️

      Delete
  24. Artikel ini menjelaskan dgn cukup jelas ttg empath...
    Aku sendiri mengalami kesemua ciri/hal tsb...mulai dr merasakan apa yg dirasa orang lain , apa yg dipikirkan org lain , sampai sakit fisik serta fenomena alam yg akan tjd...sampai kadang takut utk bicara ttg apa yg dirasakan. Bahkan bisa berantem sama suami Krn merasa dibohongi...😁😁
    Juga sangat sering merasa tdk tegaan pada org lain .
    Dua tahun belakangan ini baru tahu bahwa kondisi emosi atau jiwa spt ini disebut empath...biasanya aku menyebut diriku orang yg super sensitif banget...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengalaman di laman #PerempuanSufi.

      Iya, Kak. Memang ada juga Highly Sensitive Person (HSP). Tapi, empath lebih "menjiwai" energi orang lain sehingga merasa diri sendiri yang sedang merasakannya. Stay strong ya, Kak. ❤️

      Delete
  25. Kakak makasi banyak abis baca ini aku langsung cari2 kuis online buat empath krn merasa kayak 80% kok mirip aku. Emang sih dari dulu aku selalu merasa ada yg beda dari aku. Selalu sedih dan sakit hati kalo ada yang beda2in orang, musuhin org/kelompok tertentu, bahkan merasa ikut sakit hati kalo ada yg ngata2in org lain. Pdhal aku ga kenal orang lain itu. Aku pernah cb cerita ke orangtua ttg ini, tp mereka blg aku terlalu polos dan suru aku buat menutup perasaan2 itu. :( ... Kalau ada grup whatsapp atau sharing2 gitu aku mau ikut dong ka :) ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, dear. Terima kasih sudah cerita pengalamanmu di sini. Untuk gabung WAG, silakan konfirmasi nomor HP via DM Instagram @perempuansufi ya 🌻

      Delete
  26. Ada empath yang di Denpasar - Bali kah? Kali aja bisa jadi temen ngobrol ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Kak. So far, belum ada empath yang tinggal atau asal Denpasar yang bergabung di grup. Kalau mau coba gabung dengan yang lain, silkan konfirmasi nomer HP via DM Instagram @perempuansufi ya 🌻

      Delete
  27. Thanks buat artikelnya kak, setelah membaca ini jujur aku masih agak bingung tapi sebagian yang kakak katakan hampir semuanya aku pernah mengalami itu, khususnya sama sesuatu yang berhubungan sama badnews dan rasa sakit. Sebelum tau ini aku bener2 bingung sama diri aku sendiri yang kadangkalaa nggak menentu, moody tiap hari tanpa sebab, atau merasakan ledakan emosi yang nggak bisa aku terjemahin.

    Aku sering ngerasain tiap kali pergi ke tempat yang ramai atau lagi dateng di satu acara, pasti ditengah2 acara itu pasti dapet ledakan emosi, sampai pernah suatu saat pas waktu menghadiri acara keluarga ditengah acara, aku sampai marah sama ibu ku karena pengen cepet2 pulang, saat itu aku bener2 udah mau nangis karena nggak bisa ngendaliin ledakan emosi itu. Perlahan seiring berjalannya waktu, aku ngerasa aku punya sesuatu, dan rasanya ini bener2 berat, mau curhat pun nggak ada yang bisa ngertiin, jadi selama ini aku hanya diam memendam segalanya, telepas dari perasaan yang hilir mudik menghampiri ku, yg bisa aku lakuin cuman berbicara sama diri ku sendiri, seolah cuman diri ku sendiri yang tau gimana cara mencari jalan keluarnya.

    Dan aku bener2 gk suka sama hal yang berbau kekerasan, rasanya sakit banget, sampai2 sekarang aku phobia rasa sakit, aku juga takut banget sama rumah sakit, hampir setiap kali diajak ke rumah sakit jenguk sanak saudara atau teman, aku memilih nggak ikut bahkan saat ayah ku opname pun aku nggak pernah ikut nunggu atau jengukin, saking takutnya sama rumah sakit. Jangankan rumah sakit, lewat jalan raya besar aja udah bikin aku lemes, tiap lewat ke jalan raya pikiran ku rasanya kaya disabotase berbagai kejadian seperti kecelakaan hal2 yang buruk selalu memenuhi pikiranku, dan gambaran itu jelas banget kaya emang liat kejadiannya, ngeri banget rasanya. Dan puncaknya lagi berada saat kalau ada ooran yang mau meninggal, aku sering kali ngerasain kaya aku mau meninggal, ngerasa kaya aku udah waktunya di jemput dalam waktu dekat, tiap malam nggak bisa tidur, perasaan was2an banget, dan esoknya ternyata yang meninggal orang di kampung aku. Aku nggak tau, aku ini seorang empath atau sejenisnya, yang jelas masih banyak hal yg nggak pernah bisa ku pahami. Tapi berkat kakak aku jadi bisa tau kalau ini adalah sebuah gift yang berharga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Zizi sayang. Terima kasih sudah berbagi cerita dan pengalaman dengan #PerempuanSufi. Kalau dilihat dari ceritamu, kemungkinan besar kamu adalah empath. (Bisa dicek di empath test kalau masih belum yakin)

      Kalau mau berbagi cerita dengan empath lainnya bisa gabung di grup dengan konfirmasi nomer HP via DM Instagram @perempuansufi ya 🌻

      Delete
  28. Kak...klo menyimak cerita2 diatas ternyata aq termasuk jg...kadang ketika aq merasakan energi yg ada di sekitarku aq jd tambah lemas dan lapar...bolehkah bergabung dgn komunitas empath di wa.. trmksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Kak. Silakan konfirmasi nomer HP via DM Instagram @perempuansufi ya 🌻

      Delete
  29. Thanks kak u artikel :) Saya pun serupa + indigo hehe.. terkadang lelah ada di skitaran banyak orang yang memiliki energi berbagai macam rupa, suka mengalami bentrok energi yg cukup ekstrim.. juga dgn pengunjung-pengunjung dr dimensi lain hehe pun dari orang-orang sekitar, saat bertemu orang baru bisa merasakan ketidakcocokan/ tdk dgn org tsb, blm lagi mendapat vision gambaran akan bencana-bencana yg akan terjadi itu menyedot energi yg cukup besar bagi anak sepertiku hehe.. menetralisir diri menurutku penting bagi orang-orang yg memiliki empath ataupun kesensitivitas tinggi lainnya.. aku pribadi biasa melakukan dgn audio meditasi (mencari referensi di youtube) dan sll terhubung dgn yg diatas / penyerahan diri dalam doa dan keheningan untuk mengembalikan energi yg sebelumnya hilang jd power kembali.
    Tetap semangat u empath di luaran sana dan gift gift lainnya dalam stiap pribadi u terus menebar kebaikan bg sesama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Kak. Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi pengalaman di laman #PerempuanSufi.

      Iya, Kak. Jadi empath + indigo memang berat, tapi pasti ada hikmahnya dan semoga kita bisa selalu berkontribusi positif buat dunia yang kita tempati, setidaknya untuk orang-orang terdekat kita.

      Semangat juga buat Kakak dan terima kasih sudah saling support 🌻

      Delete
  30. Kak kdg saya merasa bingung bgt knp saya bisa ngerasain rasa sakit secara fisik / emosional seseorang kdg saya merasa diri saya aneh pernah cerita ke org tua tapi org tua saya mala bilang saya kurang tdr πŸ˜„ jujur kadang saya merasa takut kalau ad hal yg buruk sering bgt kepikiran dan ahkir² ny nngis sampe mama ku sndri bilang uda gede jgn sering cengeng yaa πŸ˜‚ trs saya sering bgt de ja vu saya Mikir terkadang saya kenapa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, dear. Terima kasih sudah berbagi cerita dengan #PerempuanSufi. Kalau dilihat dari ceritamu, bisa jadi kamu adalah empath. Untuk memastikannya, silakan cek di sini: www.empathtest.com

      Salam hangat ❤️

      Delete
  31. Mbak, saya nggak tahu apakah saya seorang empath atau bukan, yang jelas beberapa dari ciri diatas (juga di artikel lain) ada yang mirip dengan saya.
    Dari dulu saya sensitif, tapi beberapa tahun belakangan ini menguat, kalau di dekat saya ada orang marah/kesal, saya ikut merasa kesal walau tak terlibat dengan masalahnya. Kalau di dekat saya ada yg galau, saya ikutan galau. Kasus terakhir, waktu ada kerabat teman saya meninggal, saya ikut lemes sampai beberapa hari. Rasanya seperti lelah, tapi bukan lelah fisik, mungkin lelah batin. Padahal saya tak terlalu akrab dengan yang meninggal.
    Oh ya, kalau saya harus nongkrong atau terpaksa berada di tempat yang sama dalam waktu lama dengan orang-orang yang karakternya tak cocok dengan saya, misalnya perilakunya kurang intelek, kurang bijak, sembrono, pelit, rakus, suka membully orang dll saya merasa capek banget, walau sasaran/korban sifat kurang baik mereka bukanlah saya. Tapi bukan capek fisik, lebih ke lelah mental.
    Mau nanya, gimana caranya ya supaya kita ga terlalu terpengaruh oleh efek negatif dari orang lain di sekitar kita yang kondisinya sedang 'negatif', atau bahkan yang perilakunya negatif?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, dear. Terima kasih sudah berbagi kisah dengan #PerempuanSufi. Kamu bisa ikuti tips di sini ya: http://www.perempuansufi.com/2020/02/dear-empath-ini-5-cara-supaya-kamu.html

      Delete
  32. Hi min..
    Jujur baru tau tentang empath itu apa. dari sebuah obrolan sih..aku membuka obrolan yg jujur gtu.bahwa diri aku nih merasa amat sakit kalau ada yg sedang ada yg marah2 walaupun tidak dengan aku.
    Lalu aku diberi tahu..bahwa aku katanya empath. Aku sama sekali gak tau itu artinya apa.
    Lalu dari aku kecil aku adalah seorang yg sangat amat pendiam..Tapi yg aku ingat aku ini kalau melihat seseorang tajam sekali menyorot mata seseorang. Aku sangatlah pediam saat aku SD dan Awal2 SMP. Aku merasa karena aku pendiam aku seperti memperhatikan semuanya.
    Sampai aku lanjut SMP sampai SMA.
    Melewati perjalanan kehidupanku tentu bnyk mengubahku.. hingga aku sekarang pandai bicara,aku percaya diri di hadapan umum.
    Nah ada cerita saat aku SMA..aku suka banget membaca karakter seseorang..berawal dari orang curhat..lalu memberi foto..kira kira orang ini seperti apa..lalu hampir semua teman SMA ku aku baca karakternya dengan bergilir.. entah kenapa selalu pas targetnya..bila ada yg nanya aku hanya santai jawabnya..aku mah orangnya berperasaan aja..aku cmn pake perasaan aja..sampai kdg ada jg yg gk percaya sama aku..mau dibaca tp selalu menyangkal..disitu aku ngerasa aneh sama diriku..hingga akhirnya aku berhenti seperti itu..sampai aku dewasa..aku suka sekali mengikuti kegiatan..aku jg aktif di organisasi yg berada di jkt pusat..btw tmpt tinggal ku di bogor..nah perjalanan yg amat jauh aku betul2 ngerasa diri ini kosong..rasanya kehidupan ku kayak kesepian gtuu..aku sejenak melupakan masa SMA ku..perasaan ku tidak ku pertanyakan saat masa SMA..lalu aku sering bgt naik kereta.. aku merasa sedih..yg aku gak tau sebabnya..apalagi setelah turun kereta dan lanjut berjalan..itu makin makin rasanya..tapi aku menganggap itu diri aku yg sedih..sampe suatu ketika aku merasakan cepat perubahan perasaan..yg membuat aku aneh...sebetulnya aku kenapa..aku sedih pun aku tak tahu..aku jg kadang mengungkapkan apa yg aku rasakan..bla bla aku kesepian..aku kosong kpd beberapa tmn ku..
    Dan btw saat aku SMP pun ibu ku selalu berkata katanya kalau pergi denganku ibuku merasa sangat amat tenang..

    Dan seringnya aku menebak zodiak sampai ada juga yg mengira bahwa aku ini indigo tp aku menyangkalnya karena aku hanya lewat perasaan dengan penuh yakin, kadang juga saat orang lain bicara aku bisa membayaangkannya dengan senyata nyata seperti tempat,apakah dia duduk atau berdiri,menggunakan warna baju apa tp hal ini waktu aku kecil aku bisa sangat akurat..bahkan menemukan barang yg hilang hanya memenjamkan mata lalu muncul dmn tmptnya..kadang juga ketika org lain bicara aku langsung bisa menembang bahwa hobynya apa saja ahaha sampai dia bingung dan menganggap aku aneh,sampai dia takut akan ada hal lain yg aku baca..padahal aku tidak bisa seakurat itu aja..cmn kadang kenapa yaaa min? Aku bisa melihat bayangan sepintas saat org lain memberi cerita itu???..dan anehnya kalau ada org yg tidak menyukaiku..aku tau org nya siapa aja..walau mereka gk ngomong tp aku ngerasain bgt dan aku tuh yakinn..

    cuman karena aku suka sekali mengembangkan keterampilan apa saja..aku suka melakukan hal yg banyak karena aku cepat bosan..itu yg hingga akhirnya aku bisa mengolah afeksiku..
    Mungkin itu saja yg ingin aku sharingkan min..
    Mungkin di suatu saat kita bisa saling mengobrol yaa min..
    Terimakasih seputar info ini aku jadi semakin paham dan mengerti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Maria, terima kasih ya sudah mau berbagi kisah dan pengalaman berharga kamu.

      Yup, banyak banget memang empath yang merasakan hal serupa dengan apa yang kamu rasakan. Buat sebagian orang, ini mungkin terlihat menyenangkan. Tapi, buat empath kadang terasa membingungkan.

      Senang sekali kalau bisa sharing, ya. Kalau mau bergabung dengan empath lainnya, silakan hubungi #PerempuanSufi lewat DM Instagram ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  33. Saya juga seorang empath. Kadang tidak mudah berada di dekat orang² tertentu karena bisa merasakan emosi, bahkan saya bisa merasakan 'emosi aneh' meski dari chat/sosmed. Akhir² ini juga merasa aneh seperti ada yg berat di dalam dada, padahal rasa²nya hidup saya baik² aja. Saya nggak tahu itu dari mana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Yup, pengalaman menjadi empath memang antara senang dan bingung ya. Di satu sisi, bisa tau energi orang lain. Tapi, di sisi lain kadang kita merasa terlalu banyak menyerap energi orang lain.

      Baca juga artikel lain terkait empath ya supaya bisa mengelola energi dengan baik sehingga kita nggak kewalahan. Semangat!

      Delete
  34. Saya sudah hampir 3 minggu tdk bsa tdur. Kl mau tdur hrus mnum obat dokter. Udah ke psikiater. Ktnya uda gak da masalah. Saya sebelumnya bsa merasa kuping berdengung kl ada sesuatu yg ganjil. Mimpi yg akan terjadi. Trus bsa tau liat org gak baik dri muka aja. Tlg masukan kwn2 ya. πŸ™πŸ™πŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi pengalaman di laman #PerempuanSufi. Memang banyak empath yang awalnya mengira kalau dirinya mengalami gangguan kepribadian atau kesehatan mental. Tapi, kalau sudah tau kita empath, bisa kok energinya diolah dengan cara mengelola energi fisik, emosi, mental, dan spiritual.

      Beberapa hal yang bisa dikerjakan antara lain:
      1. Menjalankan pola hidup sehat (makan, minum, dan tidur)
      2. Meditasi
      3. Bergaul dengan orang-orang yang memiliki energi positif

      Semoga bermanfaat 🌻

      Delete
  35. Halo kak,saya saya ingin berbagi cerita saya.saya tidak tau pasti apa saya seorang empath atau tidak.saat ini saya merasa bingung dan stress rasanya.saya tidak tau mengapa saya merasakan emosi yang bukan emosi saya sendiri.dulu saat saya SMA saya memang memang pernah beberapa kali kerasukan.tapi tak hanya itu kak,saya sering tiba-tiba menangis ,marah,atau benci sama orang lain bahkan tidak suka mendengar suara mereka.saya suka stress klo saya sudah seperti itu, rasanya memang saya tidak waras.saya selalu heran kenapa saya sering sedih tapi saya tidak tau alasan kenapa saya sedih.saya bingung bagaimana menghadapi perasaan saya sendiri.yang paling membuat saya sterss, tiap bulan saya harus tidur saharian,saya tidak mengantuk tapi pikiran saya dan mata saya menyuruh saya tidur sampai sekarang itu masih terjadi.tidak hanya itu kak,saya juga akan merasakan tubuh saya sakit,terutama kaki saya seakan saya telah berjalan beribu-ribu km,padahal saya tidak melakukan hal berat.saat ini,persis saat saya mengetik ini saya sangat stress,saya menangis tapi saya tidak tau apa yg saya tangisi dan mengapa.saya memberanikan diri saya mencari hal ini di google dan syukurnya menemukan blog ini, terimakasih kak.apa saya juga termasuk empath?saya tidak tahu,hanya saja saat ini saya benar-benar tidak tau bagaimana saya harus bertindak dengan apa yg saya alami.saya berusia 19 tahun,banyak yg ingin saya katakan tentang diri saya tapi saya tidak tau memulainya dari mana.saya sering merasa berbeda dengan remaja,teman- teman saya diluar sana.saya selalu ingin seperti mereka.bnyak hal yg membuat saya merasa seperti itu tapi saya tidak bisa mengatakan semuanya.saya hanya takut dan sering stress dengan diri saya sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi cerita di laman #PerempuanSufi. Memang ada banyak hal yang bisa dialami oleh seorang empath, mulai dari kepribadian, emosi yang bergejolak, sampai ekspresi gender yang berbeda.

      Kalau mau cerita lebih lanjut, silakan hubungi DM Instagram @perempuansufi ya, siapa tau bisa dibantu karena kamu nggak sendirian.

      Semangat dan peluk hangat buatmu 🌻

      Delete
  36. 70% ada di daftar, kadang klo ngobrol sama orang baru walaupun nyambung tapi bawaanya males jadi seakan² dipaksakan, beberapa waktu kemudian akhirnya ketauan dia orangnya gimana, jadi cuman bisa ngerasain orang tulus apa enggak, kalo empath itu termasuk sixth tense bukan ya kak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi cerita di laman #PerempuanSufi. Bisa dibilang, empath juga memiliki sixth sense karena bisa merasakan energi-energi di sekitarnya melebihi orang-orang pada umumnya.

      Delete
  37. Alhamdulillah nemu blog ini berasa punya keluarga besar empath. 2020 disebut2 tahun mass awakening, byk org2 yg Akan terbangun secara spiritual dan terhubung dgn jiwa mereka sesungguhnya, jika kamu merasa Ada sesuatu yg salah, ingatlah utk mencari jalan keluar Dan kamu gak sendirian. Sebagian terjebak di masa2 dark nights of the souls. Usia Saya 34th, tp Saya baru saja terbangun spiritual, Saya mencari2 semua informasi bahkan byk tertuju pada Twinflame Dan Empath journey krn Saya merasa semakin sensitif dan bs merasakan emosi org lain, byk meditasi, ke tempat Alam terbuka disana kamu akan menemukan kedamaian Dan merecharge energi Kita kembali. Dementor di dunia nyata itu mmg Ada ya ternyata,.. lakukan meditasi protection shield sehingga kamu selalu berada dlm perlindungan yg bisa menjaga mu dr energi2 Negatif yg menguras diri Kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih ya sudah berbagi pengalaman dan insight dengan #PerempuanSufi dan Sahabat Sufi lainnya. Semoga kita semua bisa melewati masa-masa ini dengan baik sehingga membawa perubahan positif bagi dunia dan semesta.

      Semangat dan peluk hangat buatmu 🌻

      Delete
  38. Apakah saya seorang empath, soalnya sering kali saya merasakan gejala fisik yang tidak jelas asalnya. Contoh, kira kira 3 hari yang lalu saya merasakan nyeri perut atas...aku pikir dari maag aku, besoknya aku dapat kabar tukang parkir yang sering aku sapa yang biasa parkirin mobil saya dekat swalayan meninggal karena pembesaran hati. Tadi sore kaki kiri saya sakit tanpa sebab yang jelas, nyeri, malamnya disertai dada, barusan dapat berita teman kantor saya yang sudah lama sakit meninggal karena penyakit tulang belakangnya yang lama dan ada tumor di Jantung. Kok saya seperti menyerap dan bisa merasakan energi orang yang di penghujung ya....😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi cerita dan pengalaman. Kalau dilihat dari ciri-cirinya seperti itu, kemungkinan besar kamu adalah empath. Untuk memastikannya, silakan ikut tes berikut: www.empathtest.com

      Semangat terus, ya 🌻

      Delete
  39. Berdasarkan tanggal lahir seseorang mempunyai sifat sebagai healer. Tapi di kehidupan nyata dia seperti mempunyai ciri-ciri mengidap narsistik personal disorder. Apa mungkin bisa terjadi seperti itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, seorang empath bisa saja mengalami perjalanan spiritual dengan melalui masalah atau gangguan kepribadian, termasuk narcistic personal disorder.

      Delete

Post a Comment

Bacaan Populer

Spiritual Awakening, Apakah Kamu Sedang Mengalaminya?

Bagi sebagian orang, istilah spiritual awakening mungkin terdengar asing. Tapi, bisa jadi mereka semua pernah atau bahkan sedang mengalaminya. Beberapa orang menyebutnya dengan istilah “pencerahan” atau “kebangkitan spiritual”, sebagian lagi menyebutnya “kesadaran spiritual”. Dalam tulisan ini, saya akan menyebutnya sebagai kesadaran spiritual karena bagi saya, setiap orang sudah mengalami perjalanan spiritual sejak lahir. Namun, tidak semua orang menyadarinya.  Sebagian orang mungkin akan merasakan kedamaian tersendiri saat mengalaminya, tapi ada juga sebagian orang yang justru merasakan hal-hal lain di luar kendali, seperti merasa ada yang berbeda dengan dirinya sendiri, kemelut pikiran dan hati, sampai merasakan adanya gangguan mental yang sering kali dianggap sebagai penyakit. Untuk lebih memahaminya, mari kita perjelas dulu batasan kesadaran spiritual ini! Spiritual Awakening © Retha Ferguson via Pexels Apa itu kesadaran spiritual? Ketika seseorang melalui kesadaran s

Bukan Cuma Indigo yang Punya Sixth Sense

Beberapa kali saya tidak sengaja meramal kedatangan bencana atau kematian dan sering kali pula saya mengajukan pernyataan yang tepat saat pertama kali bertemu dengan orang-orang baru. Respon mereka rata-rata sama. Sama-sama bertanya, “Kamu indigo?” Padahal, tidak semua orang yang memiliki sixth sense atau indera keenam termasuk ke dalam kategori indigo. Ada juga beberapa jenis karakteristik jiwa yang dianugerahi kelebihan serupa. Nah, kalau kamu juga merasa atau sering disebut indigo, coba kenali karakteristikmu yang sesungguhnya. Apakah memang benar-benar indigo atau bukan.  © Pexels #1: Indigo Istilah anak indigo muncul pada era 1960-an dan 1970-an, periode revolusioner ketika terjadi perubahan dalam kesadaran dunia. Orang-orang indigo adalah orang yang tenang dan cinta damai. Mereka tidak menggunakan kekerasan untuk menaklukkan energi negatif, melainkan cahaya yang kemudian kita sebut aura. Mereka sangat sensitif baik secara emosional maupun lingkungan, serta dilahirk

Dalam Penciptaan Hawa, Tuhan Tak Patriarkis

Baru-baru ini, teman baik saya mengirimkan thread Twitter soal Hawa yang mendorong saya untuk kemudian mengenal perempuan pertama di muka bumi ini secara lebih dekat.  Sebagian dari kita mungkin sudah mendengar kisah bagaimana Adam diciptakan dan diperkenalkan kepada makhluk Tuhan lainnya semasa di surga. Bahkan, beberapa literatur menyebutkan bahwa Adam hidup sampai 930 tahun. Lalu, bagaimana dengan Hawa? Bagaimana ia diciptakan, diturunkan ke bumi, sampai akhirnya melahirkan manusia-manusia lainnya di muka bumi ini? © Luis Quintero from Pexels Benarkah Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam? Menurut tradisi Yahudi , Adam dikecam sebelum dia dipertemukan dengan Hawa. Dalam buku abad pertengahan yang berjudul The Alphabet of Ben-Sira, disebutkan bahwa istri pertama Adam adalah Lilith yang marah dan kemudian bersekutu dengan setan sehingga Tuhan mengecamnya dan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Konsep inilah yang kemudian mengonstruksi anggapan bahwa Hawa (perempuan)

Mitos Kecantikan dan Budaya Patriarki dalam Lagu “Aisyah Istri Rasulullah”

© Janko Ferlic from Pexels Sore ini, untuk ke sekian kalinya, telinga saya digandrungi oleh lagu islami berjudul “Aisyah Istri Rasulullah”. Sekilas, nadanya cukup mudah diingat dan terdengar romantis sehingga saya berniat untuk ikut meng- cover lagu tersebut. Seperti biasa, saya akan terlebih dahulu menghafal liriknya sebelum bernyanyi. Sayang seribu sayang, niat saya untuk berpartisipasi memviralkan lagu tersebut terhenti saat menemukan liriknya yang berbunyi kulit putih bersih merahnya pipimu. Kenapa? Dalam buku berjudul The Beauty Myth: How Images of Beauty Are Used Against Women , disebutkan bahwa penyebutan kulit putih merupakan salah satu mitos kecantikan yang diproduksi kapitalisme dalam industri kecantikan untuk mengontrol otoritas perempuan atas tubuhnya. Dalam konteks ini, budaya patriarki tidak berupaya mendominasi tubuh perempuan secara fisik, tetapi menghegemoninya secara psikis sehingga banyak perempuan yang terjebak pada mitos putih-itu-cantik . Mitos kecant