Skip to main content

Apakah Kamu Seorang Empath?

Pernah merasa cemas, sedih, atau marah tanpa sebab yang pasti? Atau bahkan merasakan gejala fisik yang kuat tanpa alasan logis? Mungkin, kamu adalah seorang empath.
Sebelum mengenal diri saya sebagai empath, saya selalu merasa ada yang salah dengan diri saya. Terlebih, saya juga pernah disinyalir menderita kepribadian ganda di usia muda. Namun, pada saat itu, saya berpikir bahwa itu hanya sebagian kisah dari pencarian jati diri.
Setelah berkelana sampai ke palung diri yang paling dalam dan bertemu sesama empath, saya pun sadar bahwa kami punya gift yang cukup unik dan mungkin tidak dimiliki oleh kebanyakan orang.
Sebelum mengenal diksi empath, saya lebih sering menyebut diri saya sebagai “energian”, yaitu orang yang punya sensitivitas tinggi terhadap energi.
© Pixabay via Pexels
Empath dan HSP
Empath adalah orang yang sangat peka terhadap emosi orang-orang di sekitarnya sehingga merasakan emosi tersebut di dalam dirinya. Seorang empath cenderung melihat dunia secara berbeda, menyadari bagaimana perasaan orang lain, hingga rasa sakit apa yang mereka alami dan apa yang mereka butuhkan secara emosional.
Menurut Judith Orloff, penulis buku The Empath’s Survival Guide, seorang empath tidak hanya bisa merasakan emosi orang lain, tapi juga sakit fisik yang orang lain alami. Bahkan, sering kali seorang empath bisa merasakan niat seseorang dan dari mana ia berasal. Dengan kata lain, seorang empath cenderung menangkap banyak pengalaman hidup orang-orang di sekitarnya.
Meski banyak orang memiliki sensitivitas tinggi yang disebut highly sensitive people (HSP), ada perbedaan antara empath dan HSP. Memiliki tingkat empati yang tinggi hanyalah satu dari sifat lain yang membuat seseorang bisa dikategorikan sebagai HSP. Hampir semua empath adalah HSP. Tapi, HSP belum tentu seorang empath.
Seorang empath cenderung menempatkan diri di posisi orang lain sama seperti diri kita sendiri sehingga benar-benar merasakan emosi dan rasa sakit (fisik) orang-orang yang ada di sekelilingnya. Misalnya, saat ibu saya merasa sedih, maka saya akan merasa sedih. Saat almarhum adik saya terkena serangan kanker usus, maka serta-merta saya menjadi sangat cemas dan tidak bisa tidur selama berbulan-bulan. Bahkan, di malam sakaratul mautnya pun saya merasakan sejenis rasa yang kelak saya sebut “sakaratul maut palsu”. 
Di satu pihak, seorang empath memiliki kelebihan yang membuatnya menjadi orang yang penuh cinta dan kasih sayang. Tapi, di lain pihak, seorang empath juga akan merasa sangat kelelahan karena harus merasakan berbagai macam emosi dan kondisi fisik orang-orang sekitarnya. Repot dong? Jelas!
Tapi, menurut Judith, hal ini bisa diatasi dengan menjalankan strategi perlindungan sensitivitas dan menentukan batas-batas yang sehat. (Ini akan kita bahas di tulisan tentang empath selanjutnya, ya!)
Jadi, apakah kamu termasuk empath? Berikut adalah ciri-ciri yang biasanya melekat dalam diri seorang empath.
#1: Menyerap emosi orang-orang di sekelilingnya
Seorang empath akan dengan mudah mengetahui emosi seseorang yang ada di sekelilingnya, baik yang ditemuinya maupun tidak. Bahkan, seorang empath bisa mengenali gejala emosional yang dimiliki seseorang meskipun orang tersebut tidak menceritakannya sama sekali.
Misalnya, saya pernah merasa tidak berguna dan marah pada diri sendiri. Padahal, saya tidak punya masalah apa pun di kehidupan saya. Beberapa menit setelah kemarahan mereda, saya menghubungi salah seorang teman dekat saya dan mengatakan perasaan saya. Ternyata, emosi dialah yang sedang saya serap saat itu.
#2: Emosi di ruang publik
Seorang empath cenderung sulit berada di ruang publik. Hal ini disebabkan oleh “daya serap” yang tinggi sehingga bisa saja menyerap beragam energi orang-orang tak dikenal sehingga menyebabkan panik, cemas, bahkan emosi yang meledak-ledak secara tiba-tiba. Bahkan, seorang empath juga bisa mengenali emosi atau sejarah emosional suatu tempat.
#3: Menyerap energi lingkungan
Tempat yang tenang, damai, dan menyenangkan bisa membuat seorang empath menjadi lebih produktif dan berkembang karena energi yang diserapnya. Sebaliknya, tempat yang kacau, berantakan, dan penuh dengan masalah akan menjadi penyebab seorang empath menjadi sangat emosional dan bahkan mengalami kelelahan mental.
#4: Mengetahui dari mana seseorang berasal
Bukan cenayang, namun seorang empath juga bisa merasakan dari mana seseorang berasal hanya dengan merasakan energi dan emosi orang tersebut. Dalam hal ini, saya sering sekali merasa yakin bahwa seseorang yang baru saja saya kenal berasal dari lingkungan keluarga yang berantakan alias broken home. Atau, pernah sekali saya merasakan energi purba seseorang yang berasal dari tanah adat di wilayah Jawa Barat.
#5: Menjadi tempat curhat
Punya sensitivitas yang tinggi dan wawasan yang luas tentang energi dan emosi orang-orang sekitar menjadikan seorang empath sering kali didatangi untuk menjadi “pelayan” curhat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan empath untuk menjadi seorang pendengar yang baik sekaligus sebagai solution maker.
#6: Sensitif terhadap tragedi dan kekerasan
Menonton acara atau berita tentang suatu peristiwa kekerasan, bahkan mendengar kisahnya saja, menjadikan seorang empath bisa kehabisan energi. Bukan hanya karena membayangkan apa yang sedang terjadi, tetapi karena merasakan hal tersebut di dalam dirinya.
#7: Menyayangi binatang
Seorang empath cenderung melakukan pendekatan yang sangat humanis kepada siapa pun, termasuk kepada binatang. Seorang empath bahkan terlihat seolah-olah bisa berbicara dengan binatang-binatang tersebut dan merasakan apa yang sedang terjadi di sekitarnya.
#8: Merasa sakit fisik
Bukan hanya emosi yang bisa diserap oleh seorang empath, melainkan juga gejala fisik. Oleh karena itu, seorang empath bisa saja terserang berbagai macam penyakit hanya karena sedang merasakan apa yang orang lain alami. Saya sendiri sering merasa migrain akut ketika teman terdekat saya merasa sakit. Lebih parahnya lagi, saya pernah menderita radang usus ketika orang terdekat saya mengalami putus asa. Tapi, karena kemampuan inilah maka kebanyakan empath bisa menjadi seorang healer.
#9: Merasa kesulitan dalam menjalin hubungan dengan pasangan
Banyak empath memilih untuk menjadi lajang karena alasan ini. Tapi, ada juga empath yang berusaha beradaptasi dengan pasangan sehingga bisa menemukan jalan tengah. Saya sendiri pernah “gagal” menjalin hubungan karena sering terlalu tahu apa yang ada di pikiran dan perasaan mantan pasangan saya. Inilah yang kemudian jadi biang keladi dari semua pertengkaran. Bayangkan saja, ketika pasangan merasa malas atau jengkel, bahkan ketika dia berniat punya selingkuhan, kamu bisa merasakan semua hal kecil yang dirasakannya hampir setiap detik!
#10: Bisa mendeteksi kebohongan
Beberapa kali, seorang teman mengajak saya untuk bekerja sama dengannya dalam suatu project. Entah kenapa, hati saya merasa bahwa dia akan menipu dan memanfaatkan kemampuan saya. Tapi, teman saya tersebut merajuk dan meminta agar saya mau membantunya menjalankan project tersebut. Akhirnya, saya ikuti keinginannya.
Dalam waktu seminggu, semua kebohongan terungkap. Alih-alih menjalankan project bersama, dia hanya menjadikan saya sapi perah dan mengambil keuntungan finansial dari situ. 
Begitulah cara empath mendeteksi kebohongan. Meski tidak tahu apa yang benar-benar terjadi atau apa yang diinginkan seseorang, setidaknya empath tahu sejak awal bahwa ada kebohongan di dalamnya.
#11: Bisa menjadi pemimpin yang baik
Karena kemampuannya dalam mendengarkan dan memahami orang lain dengan baik, seorang empath bisa menjadi pemimpin yang baik dan senantiasa berusaha agar semua anggota tim merasa nyaman saat bekerja. Oleh karena itu, empath cenderung merasa tidak habis pikir dengan pemimpin yang suka bertindak sewenang-wenang dan lebih memperhatikan urusannya sendiri ketimbang timnya.
#12: Menyenangkan dan menenangkan
Tidak hanya menghibur, seorang empath juga sering kali dicari banyak orang karena kemampuannya untuk bisa membuat orang lain merasa tenang, baik itu dengan menjadi pendengar maupun memberikan nasihat-nasihat dan kalimat-kalimat motivational.
#13: Sulit menolak untuk membantu
Saat melihat orang lain dalam kondisi terdesak, seorang empath selalu berupaya yang terbaik untuk memberi orang tersebut pertolongan. Penuh cinta dan kasih sayang adalah inti dari karakteristik seorang empath sehingga bagaimana pun sulitnya kondisi pribadi empath, ia akan cenderung mendahulukan kepentingan publik daripada dirinya sendiri.
Nah, dari 13 ciri-ciri di atas, apakah kamu termasuk empath?

Comments

  1. Saya empath. *acungjari Plus indigo :D Kebayang manajemen emosinya gimana, ahahaha. Saya ambivert, introvert tapi bisa ekstrovert. Saya bisa berada dalam keramaian, ngemsi sebuah acara, di atas panggung, jadi pusat perhatian--meski sebenarnya saya lebih menikmati kerja di balik layar, Tapi habis itu saya akan bikin me time yang saya sendirian dalam jeda waktu lama. Lucunya lagi, sebagai empath, saya pernah menekuni pekerjaan sebagai wartawan selama sepuluh tahun. Tiap hari liat badnews. Lyfe oh lyfe. Hihihihi.

    Salam kenal,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, pengalaman kita sama ternyata. Empath ft. Indigo. Next #PerempuanSufi juga bakal bahas isu indigo, Kak.

      Nanti bakal ada meet up sesama empath dan indigo juga di #KelasSufi, semoga bisa bertemu ya.

      Terima kasih sudah berkunjung ke #PerempuanSufi. Salam kenal :-D

      Delete
    2. Sepertinya saya telat membalas ini, hehehe...

      Saya Pepi, saya empath juga. Kalau aku empatinya bukan cuma ke sesama manusia, tapi sama hewan, bahkan barang atau hanya suara sekalipun bisa kena. Tiap lihat ada yang bongkar pasang baju manekin, pasti suka ngerasain linu di bagian yang dicopot, dari situ fobia manekin, padahal berkecimpung di dunia fashion ya, wkwkwkw...

      Terus beberapa kali mendekor & membuat DIY harus memotong, tanganku yang digunakan untuk memotong juga merasakan sakit juga, menyobek jauh lebih sakit daripada memotong, bahkan sakitnya sampai ke siku, meremas/melipat paksa barang juga merasakan sakit.

      Lalu, sering juga diceritain tentang kekerasan & pembunuhan dan sering diajak nonton animasi yang isinya berdarah, itu sakitnya luar biasa sesuai dengan adegan yang diceritakan, itu juga yang bikin saya fobia darah.

      Pulang kalau kemalaman sering lewat rumah pemotongan ayam, liat ayam minta tolong, tapi ga bisa tolongin, seketika sakit & langsung nangis dekat ojol yang saya tumpangi. Pas lagi qurban juga ga mau keluar rumah karena sama seperti ayam itu. Selain punya meat intolerance, empath inilah yang membuat saya bertahan menjadi vegetarian dan vegan secara on off. Untung saya punya meat intolerance, jadi bisa mengurangi guilty.

      1.5 tahun terakhir saya menjadi sakit-sakitan karena semakin banyak bad news terkait kemanusiaan, hewan, maupun lingkungan. Pernah juga demam meriang ga jelas sampai sakit kepala hebat selama 2 minggu, ternyata itu temannya pacarku yang lagi diopname. Begitu tahu, gejala saya bisa membaik berangsur-angsur.

      "Orang lain yang menderita, ko kamu yang kesakitan ? "

      "Itu kan cuma hewan, biasa aja kali kalo dipukul/diusir, ngapain kamu sedih & kesakitan segala ? Lebay."

      Empath ini makin dewasa makin kuat, tapi makin terbiasa karena semakin tahu cara memanfaatkan empath dengan baik seperti apa.

      Di sisi lain, saya bisa mengetahui cerita orang lain & apa yang mereka rasakan tanpa harus mengalaminya langsung. Bisa merasakan firasat dari seseorang/sesuatu walaupun ga tau secara detail seperti apa. Yang terpenting, bisa memposisikan menjadi orang lain yang bahkan bertolak belakang dari keseharian hidupku & pribadiku, ini juga memudahkan aku kalau dicurhatin orang lain.

      Oiya ka, nanti ada meetup untuk sesama empath juga ? Kalau ada, aku mau ikut ka, barangkali bisa kenalan satu sama lain, hehehe... Thank you...

      Delete
    3. Halo, Pepi. Terima kasih sudah berbagi. Wah, kebetulan baru kali ini nih ada empath yang story tentang hewan. Memang tiap empath diberi kelebihan masing-masing ya, ada yang empath dengan makhluk hidup atau benda mati lainnya.

      Ini sangat menarik untuk dibahas. Untuk info terkait komunitas empath bisa update di Instagram @perempuansufi ya, Say.

      Senang sekali bisa kumpul dan berbagi sama teman-teman semua. Untuk sementara, #PerempuanSufi sedang mengumpulkan database untuk para empath yang bersedia buat sharing nantinya. Silakan hubungi via DM @perempuansufi dengan mencantumkan nama dan nomer WhatsApp ya.

      Salam empath,
      ❤️

      Delete
  2. Informatif sekali. Dulu suka iseng ikutan kuis online dan hasilnya ya hsp dan empath. Tapi sekarang udah gak mikirin itu lagi karena ternyata bikin batin capek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, terima kasih sudah berkunjung ke #PerempuanSufi. Setuju banget, kalo dipikirin malah bikin capek. Tapi, kalo dijalanin beserta rasa syukur akan terasa lebih mudah.

      Salam kenal, semangat empath! :-D

      Delete
  3. terus aku harus gimana? 😭 capek loh beneran, aku sampe depresi karna gak ngerti aku kenapa. belum lama aku baru tau ada yang namanya empath, 90% semua sesuai, tapi aku bingung gimana ngendaliinnya 😭 aku di posisi mengerti mereka, tapi mereka gk bisa ngertiin aku, malah nganggep kalo aku orang yang baperan, aku jadi makin takut bersikap, karna aku tau apa yg mereka pikirin tentang aku 😭 tolong kak 😭😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, #SahabatSufi! Terima kasih sudah berbagi di sini. Menjadi empath memang bukan hal yang mudah, apalagi kalau kita nggak punya support system yang kuat. Yang perlu kamu ingat adalah kamu punya sesuatu yang spesial di dalam diri kamu yang harus kamu kelola supaya tidak kewalahan sendiri.

      Nah, yang sering kali dilupakan oleh empath adalah mencintai diri sendiri. Jadi, jangan lupa untuk mencintai diri sendiri ya. Untuk sharing lebih lanjut, silakan kirim message di Instagram @perempuansufi :-)

      Salam Empath!

      Delete
  4. Aku ngalami banget yg mbak kisahkan terkait situasi saat adik mbak almarhum. Persiss sama dg pengalamanku. Bahkan saat detik nafas terakhirnya rasanya aku ikut terlempar di alam lain. Rasanya aneh. Tiba2 sekelilingku berubah ga ada warna, hanya hitam putih dan abu2. Pdhl aku ga dlm kondisi mau pingsan. Tetap sadar tp seperti disorientasi.. dan mencoba mengenali aku ini siapa dan dimana. Aneh lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Alice. Terima kasih sudah berbagi di #PerempuanSufi. Betul, pengalaman sebagai empath memang sering kali aneh dan menakjubkan. Tapi, semoga semua pengalaman spiritual ini bisa membuat kita jadi lebih baik ya.

      Salam Empath :-D

      Delete
  5. Ya ampun saya baru tahu kalau saya seorang empath,karena saya selalu merasa aneh dengan diri saya yg tiba2 sedih, tiba2 bahagia, dan sangat tahu bahwa org di depan saya atau org yg diceritakan ke saya sedang berbohong. Iya agak sulit punya pasangan krn perasaan mereka kdg memanipulasi atau mengintimidasi perasaan kita. Ga tegaan kalau ada yg minta tolong walaupun org yg minta tolong orgnya nyebeli. Tp bersyukur jg ternyata ini sebuah 'gift'

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Theresia! Terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Semoga gift ini bisa diberdayakan dengan sebaik-baiknya sehingga kita bisa berkontribusi positif buat kehidupan dan lingkungan sekitar kita ya :-)

      Untuk berbagi pengalaman dan tips seputar empath, kamu bisa juga bergabung dengan teman-teman empath lain di grup WhatsApp Perempuan Sufi berikut ini: https://chat.whatsapp.com/KhjkaTlubbB7R2dK9kliQw

      Salam Empath,
      ❤️

      Delete
  6. dan aku juga termasuk empath jujur, capek fisik capek fikiran. dan sekarang hampir 1 bln tdr g enak ap2 g enak,. tiap ketemu orang baru atau punya hubungan sama orang pasti, tau kalau u bakalan pisah sama dia karena bgni2, u kalau jalan sama dia bakalan ad kejadian seperti ini. dan itu bener terjadi. padahal itu cuma terlintas, bukan senaja difikir. ketika ibu sakit cuma cerita doang, tp bisa ngrasain sakitnya dan bahkan sampe g bisa tdr energi terkuras habis. ad cara agar tdk terlalu sensitif g y. jujur banget lo, ini nguras energi dan bikin capek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, #SahabatSufi! Terima kasih sudah berbagi di laman ini. Betul, memang akan melelahkan kalau kita belum bisa mengelola energi yang kita terima. Tapi, kamu bisa coba tips di sini untuk mengatasinya:

      http://www.perempuansufi.com/2020/02/dear-empath-ini-5-cara-supaya-kamu.html

      Untuk berbagi pengalaman dan tips seputar empath, kamu bisa juga bergabung dengan teman-teman empath lain di grup WhatsApp #PerempuanSufi berikut ini: https://chat.whatsapp.com/KhjkaTlubbB7R2dK9kliQw

      Salam Empath,
      ❤️

      Delete
  7. Kok 70% ciri-cirinya kayak aku ya? Kadang sedih sendiri, kadang ketawa sendiri, tiba-tiba badmood, tiba-tiba migrain, kadang ngomongin sesuatu besoknya kejadian beneran. Hari ini tiba-tiba migrain bgt dr siang sampe skrg. Gatau kenapa. Untung ketemu sama pembahasan ini. Mungkin nanti akan ada jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Elia. Terima kasih sudah berbagi cerita di laman #PerempuanSufi.

      Dari pengalaman yang diceritakan, bisa jadi Sahabat termasuk empath. Semoga segera menemukan jawabannya ya. Jangan sungkan untuk berbagi kembali.

      Salam hangat,
      ❤️

      Delete
  8. Kalau empath kemampuannya bisa memudar atau hilang gak sih?

    Soalnya semua ciri ciri itu sering saya alami pas kecil sampe sma, tapi semenjak lulus sma sampe sekarang saya jadi hampir gak bisa ngerasain perasan apa apa lagi, bahkan sebaliknya mulai menyukai hal yang berbau kekerasan, kejam terhadap hewan dll

    Saya juga sekarang lebih suka bikin orang bertambah sedih dari pada menghiburnya,

    Mohon bantuanya, stress sendiri mikirin yang kaya begini terus

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Sahabat Sufi. Terima kasih sudah berbagi dengan #PerempuanSufi. Kemampuan empath bisa saja memudar karena adanya pengelolaan energi yang kurang tepat di masa lalu.

      Kalau dilihat dari ceritamu, kemungkinan besar orang sekelilingmu belum paham tentang empath sehingga tidak melakukan penanganan yang tepat. Selain itu, kamu juga mungkin kurang punya ruang untuk berekspresi dan menyalurkan energi tersebut. Akibatnya, kamu mengalami kelelahan baik secara fisik maupun psikis sehingga perlahan-lahan kamu mulai menutup diri dan empati yang kamu miliki berubah menjadi sebaliknya.

      Untuk mengatasinya, coba lakukan meditasi, mendengarkan healing music, dan mengikuti komunitas atau aktivitas positif yang kamu sukai. Konsultasi lebih lanjut bisa via DM Instagram @perempuansufi ya.

      Semoga jawaban ini membantu.

      Salam Empath
      ❤️

      Delete
  9. Bagaimana klo kita bwt group wa biar kita bisa saling tukar pikiran ? 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Fakhry. Terima kasih sudah berkunjung!

      Untuk berbagi pengalaman dan tips seputar empath, kamu bisa bergabung dengan teman-teman empath lain di grup WhatsApp #PerempuanSufi berikut ini:

      https://chat.whatsapp.com/KhjkaTlubbB7R2dK9kliQw

      Salam Empath,
      ❤️

      Delete
  10. Saya sepertinya seorang empath.. Tapi hanya pada keadaan tertentu. Saya bisa merasakan kehadiran spirit ditempat2 tertentu. Alhamdulillah gk bisa melihaty. Yang paling parah.. Saya bisa merasakan kalo pacar saya lagi sakit. Saya Akan meriang dg sendiriy. Mengigil walaupun udaranya panas. Tangan dan kaki terasa dingin. Saya asumsi.. Empath saya bekerja dg orang yg memiliki perasaan yg dalam

    ReplyDelete
  11. Salam knl utk smua. Sy bisa merasakan sifat, kepribadian org lain tnp mnyentuhnya bhkn dr ftonya saja. Kdg d jln sy bisa mrasakn byak emosi n kpribadian org2 d skitr sya. Bahkn dr bntuk kukunya pun sy bisa mrasakn org spt apa individu tsbt. Apa ini trmsuk Empath?? Trims sblmnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga.

      Terima kasih sudah berbagi cerita di laman #PerempuanSufi. Dilihat dari beberapa hal yang kamu alami dan rasakan, kemungkinan besar kamu adalah empath. ❤️

      Delete
  12. Saya sepertinya juga seorang empath dan mungkin juga indigo (entahlah..). Kalau keluarga ada yang sakit juga pasti ikutan sakit. Repot kalau di rumah lagi berdua saja, jadi sakit semua, tidak ada yang ngurusin. Ada berita atau film apa juga gampang ikutan sedih, galau, sakit... sering uring-uringan padahal tidak ada sebab yang jelas, fine-fine saja sebelumnya. Kalau lewat tempat tertentu juga suka jadi meriang atau jari telunjuk sakit. Lagi mencari tahu kenapa diri saya... dan akhirnya malah jadi ke blog ini. Salam kenal untuk Kakak Perempuan Sufi dan yang lainnya ya... salam empath.. dan kakak, saya izin ikut gabung di grup wa-nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Sahabat Sufi.

      Terima kasih sudah berbagi cerita. Dengan senang hati, silakan bergabung. ❤️

      Delete
  13. Mau nangis bacanya. Sepertinya klo dibaca dr ciri2nya, kemungkinan saya seorang empath.
    Jdnya saya bisa buka kartu, seperti membaca energi. Menurut saya bukan meramal, tetapi lebih kepada memberikan solusi. Bahkan kadang saya bisa melihat apa yg teman indigo saya lihat, saya pikir itu seperti menyerap energi org lain.. dan kemampuan memijat pun ada.. dan memang suka bicara sama hewan..
    Saya pikir itu bukan gift 🙄
    Hanya sekedar sifat saya yg bawaan lahirnya sprti itu..
    Tp anehnya klo habis bantu memijat org, badan saya lebih enteng dr biasanya.. terkecuali klo org tersebut pya energi negatif yg pake tanda kutip.. saya juga suka lelah sama diri sndiri, gak punya waktu buat diri saya.. gak ngerti kenapa badan dan hidup saya begini.. dan memang sulit pya jodoh yaa.. baru komunikasi sedikit sama org baru, sudah tau kek manalah orgnya itu..🤭🤣🤣🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Sahabat Sufi.

      Terima kasih sudah berbagi cerita. Selamat bergabung dengan teman-teman empath lainnya ❤️

      Delete
  14. Ada testnya kah utk menentukan kita empath or HPS only??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi. Banyak tes yang bisa dilakukan, ini salah satunya: http://www.empathtest.com/

      Delete
  15. Bukan cowo gemulai/cowo kecewe-cewean, melainkan cowo yang cara bicara/style/hobinya bener2 cowo. Tapi merasakan 80% empath dari hal diatas, hal itu aneh/wajar? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Wajar kok, siapa pun bisa menjadi empath dan hal itu tidak terhalang oleh gender maupun jenis kelamin. Semoga Sahabat bisa memberdayakan anugerah ini dengan sebaik-baiknya ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  16. Facebook ku,ku hapus karena aku ikut bingung dengan semua kejadian dan curhatan mereka..😂😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Nggak apa-apa, ada sebagian orang yang memang terlalu banyak menyerap energi sehingga sebaiknya melakukan detoksifikasi digital, termasuk "beristirahat" dari media sosial. Semoga kamu bisa menemukan solusi untuk mengelola energi yang kamu serap dari lingkungan sekitarmu ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  17. Huhu hari ini aku tiba2 ngerasa gak enakan sesak, terus iseng cari artikel "bisa merasakan emosi orang" Krna sebelumnya aku udah sadar kalo tiba2 perasaan gak karuan ya krna pengaruh luar. Aku di kantor pernah ngerasain marah, kesel, padahal ga ada apa apa tp temen sebelahku kaya gelisah gitu ngecek kerjaan2nya. Eh berapa menit kemudian emosi dia meledak banting meja marah2 ke rekan kerjaku. Sering juga marah ke ibu padahal harusnya dia yg kesel, ya krna aku ngerasain emosinya. Dan misal ada org ngobrol, dan ga seharusnya diobrolin malah aku yg ngerasa gak nyaman, kayak jadi mereka berdua, susah jelasinnyaa. Dan aku tau dr gerak gerik org misal cari perhatian atau pura2 apa lah. Hampir semua yg disebut artikel itu bener. Ternyata ada penjelasan nya terimakasi 😭 aku mikirnya malah ke hal hal aneh misal indogo tp aku ngga gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi di laman #PerempuanSufi. Banyak kok Sahabat Empath lain yang juga merasakan hal yang sama pada awalnya. Apalagi, ditambah tanggal 5 Juli kemarin juga ada gerhana penumbra sehingga sensitivitas empath makin meningkat.

      Jangan khawatir, seiring berjalannya waktu, kamu juga akan ditunjukkan jalan untuk mengelola energi di sekitarmu. Semangat ya.

      Salam hangat ❤️

      Delete
  18. Saya tidak yakin saya seorang empath atau tidak. Hanya saja pertama kali saya melihat kecelakaan tepat depan mata, tubuh saya tiba-tiba ikut merasakan sakit tepat seperti dilokasi anggota tubuh si orang yang kecelakaan. Saya juga tiba-tiba merasa "paham" dengan rasa dan kepribadian orang yg ada di dekat saya, padahal saya baru mengenalnya. Saya coba menebak beberapa hal tentang dia, ada yg benar tapi ada juga yang kurang tepat. Di tempat ramai saya merasa pikiran dan rasa saya menjadi kosong. Saya linglung. Apa dari pengalaman-pengalaman saya itu bisa disebut saya seorang empath? Mohon tanggapannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berkunjung ke laman #PerempuanSufi.

      Berdasarkan cerita tsb, kemungkinan besar kamu adalah empath.

      Kalo mau lebih yakin, bisa lakukan tes di sini:
      http://www.empathtest.com/

      Salam hangat 🌻

      Delete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Halo selamat malam.
    Salam kenal.

    Alhamdulillah. Sy bersyukur menemukan blog ini. Sy seperti menemukan kawan seperjuangan. 😂

    Sejak kecil sy sering mengalami kejadian2 di luar nalar. Bahkan sy sering melihat hal2 ghaib.
    Awalnya sy dianggap terkena gangguan jin.
    Bbrp kali diruqiah, tp tdk ada perubahan, akhirnya semua menyarankan sy utk ikhlas menerima dan mencari hikmahnya.

    Namun semakin dewasa, sy mulai sering merasakan perubahan mood yg drastis.
    Tiba2 sedih. Merasakan dada sesak, tp tiba2 hilang sendiri.
    Ketika kerja, sy tiba2 merasa panas seperti perasaan cemburu. Teman kerja sy curhat dan ternyata dia ada mslh di rumah tangga krn pihak ketiga.
    Prnh jg, lutut kanan sy seperti perih dan ngilu. Bbrp menit kemudian, teman sy tlp dan bilang kalau dia jatuh dr motor. Lutut kanannya luka parah.
    😢

    Dng pasangan pun sy sering beradu pendapat, krn dia tdk jujur tp entah knp sy bs mengetahui isi hati & pikirannya. Ketika sy tanya, pasangan sy tdk bs menyangkal.

    Awalnya, sy sempat depresi hingga konsultasi dng psikolog, namun tdk membawa perubahan apa2. Mood sy ttp berubah drastis. Tidur nyenyak pun sangat sulit krn setiap malam sy sering mendengar suara org2 berbisik.

    Skrg sy berusaha lbh terbuka ttg keadaan sy kpd pasangan.
    Ketika merasakan perubahan emosi yg tiba2, sy berusaha memanggil kesadaran dng dzikir dan yakin bahwa itu adalah sesuatu yg di rasakan org2 di sekitar sy.

    Benar, memang melelahkan. Kadang ingin menolak keadaan. Namun kembali lg, semua atas izin Allah, dan pasti ada hikmah yg bs kita ambil dan akan bermanfaat nantinya.

    Semangat ya utk kawan2 semua.
    #pelukhangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah berbagi pengalaman dengan #PerempuanSufi dan semoga Sahabat bisa kuat serta memberikan kontribusi positif buat lingkungan sekitar ya.

      Salam Empath ❤️

      Delete

Post a Comment

Bacaan Populer

Mitos Kecantikan dan Budaya Patriarki dalam Lagu “Aisyah Istri Rasulullah”

Sore ini, untuk ke sekian kalinya, telinga saya digandrungi oleh lagu islami berjudul “Aisyah Istri Rasulullah”. Sekilas, nadanya cukup mudah diingat dan terdengar romantis sehingga saya berniat untuk ikut meng-cover lagu tersebut. Seperti biasa, saya akan terlebih dahulu menghafal liriknya sebelum bernyanyi. Sayang seribu sayang, niat saya untuk berpartisipasi memviralkan lagu tersebut terhenti saat menemukan liriknya yang berbunyi kulit putih bersih merahnya pipimu. Kenapa? Dalam buku berjudul The Beauty Myth: How Images of Beauty Are Used Against Women, disebutkan bahwa penyebutan kulit putih merupakan salah satu mitos kecantikan yang diproduksi kapitalisme dalam industri kecantikan untuk mengontrol otoritas perempuan atas tubuhnya. Dalam konteks ini, budaya patriarki tidak berupaya mendominasi tubuh perempuan secara fisik, tetapi menghegemoninya secara psikis sehingga banyak perempuan yang terjebak pada mitos putih-itu-cantik. Mitos kecantikan sendiri merupakan bagian dari alat femin…

Bukan Cuma Indigo yang Punya Sixth Sense

Beberapa kali saya tidak sengaja meramal kedatangan bencana atau kematian dan sering kali pula saya mengajukan pernyataan yang tepat saat pertama kali bertemu dengan orang-orang baru. Respon mereka rata-rata sama. Sama-sama bertanya, “Kamu indigo?” Padahal, tidak semua orang yang memiliki sixth sense atau indera keenam termasuk ke dalam kategori indigo. Ada juga beberapa jenis karakteristik jiwa yang dianugerahi kelebihan serupa. Nah, kalau kamu juga merasa atau sering disebut indigo, coba kenali karakteristikmu yang sesungguhnya. Apakah memang benar-benar indigo atau bukan. 
#1: Indigo Istilah anak indigo muncul pada era 1960-an dan 1970-an, periode revolusioner ketika terjadi perubahan dalam kesadaran dunia. Orang-orang indigo adalah orang yang tenang dan cinta damai. Mereka tidak menggunakan kekerasan untuk menaklukkan energi negatif, melainkan cahaya yang kemudian kita sebut aura. Mereka sangat sensitif baik secara emosional maupun lingkungan, serta dilahirkan dengan tingkat intelektu…

Karena KB adalah Hak Segala Bangsa

Dulu, sebagian keluarga saya selalu menentang program Keluarga Berencana (KB) karena menganggap hal itu sebagai cara manusia menentang takdir. Sementara itu, sebagian keluarga saya yang lain menganggap bahwa KB adalah hal yang harus dilakukan untuk mengurangi beban mental dan finansial keluarga. Tapi, bukankah nasib dan takdir itu berbeda? Ya, kadang-kadang, ada yang takdirnya memang harus punya banyak anak, tapi hidupnya enak. Tapi, ada juga yang anaknya cuma satu, tapi takdirnya sudah buntu. Pada akhirnya, manusia hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan. Absolutely. Di tulisan ini, saya tidak akan membahas soal perlu atau tidaknya KB. Saya hanya akan bercerita soal populasi dunia yang semakin lama semakin bertambah. World Economic Forum menyatakan bahwa populasi dunia bertambah sebanyak 83 juta jiwa setiap tahunnya. Saat ini, sudah ada sekitar 7,6 miliar orang di dunia. Tapi, tren populasi di dunia tidaklah sama. Beberapa negara berkembang dengan cepat sehingga populasi semakin bany…

Wasilah dari Sarjana Rahim

Saya memiliki seorang adik laki-laki yang sangat manja dan penuh dengan gairah hidup. Penampilannya begitu ceria dan senantiasa tersenyum dalam kondisi apa pun. Sekilas, mungkin orang hanya melihat parasnya saja yang cukup tampan. Tapi, lebih dari itu, ia punya hati yang tidak kalah tampan. Ibu kami menamainya Hafizh Haq Amarullah, yang artinya pemelihara kebenaran para pemimpin Allah. Dia lahir pada saat usianya di dalam kandungan masih tujuh bulan. Kelahirannya tiba-tiba terjadi sehabis ibu terjatuh di kamar mandi. Untungnya, ia lahir dengan selamat dan tanpa cedera. Ia tumbuh sebagai anak laki-laki periang yang hingga akhir hayatnya sulit mengucapkan popoean (jemuran dalam bahasa Sunda) dan lebih sering menyebutnya popoyan. Kami tumbuh dalam lingkungan yang sangat baik karena ibu dan ayah mendidik kami dengan penuh cinta sehingga ikatan batin antara saya dengannya terjalin begitu kuat. Dia sedih, saya pun ikut merasakannya. Dia sakit, begitu juga saya. Dari kecil hingga usianya 13 ta…