Skip to main content

Past Life Bukan Omong Kosong, Ini 11 Tanda Kamu Pernah Mengalaminya

Ketika kita memahami reinkarnasi sebagai pendewasaan atau evolusi energi jiwa, sebagian dari kita secara intuitif mengalami hal-hal yang berbeda dalam hidup yang mencerminkan usia energi yang dikenal sebagai jiwa. 
Semakin kita dewasa, semakin kita berbakat dalam bidang kehidupan tertentu, maka semakin sering pula kita mengalami pengalaman kebangkitan spiritual. Berikut ini adalah beberapa tanda kalau kamu pernah bereinkarnasi.
Reinkarnasi
Past Life © Mike via Pexels
#1: Mimpi berulang
Mimpi adalah cerminan dari pikiran alam bawah sadar, sedangkan mimpi berulang-ulang kadang-kadang menandakan trauma, ketakutan, atau masalah yang sedang diproses oleh otak sebagai “urusan yang belum selesai”. 
Mimpi berulang berpotensi menjadi refleksi dari pengalaman kehidupan masa lalu. Banyak orang mengklaim telah mengalami peristiwa tertentu, melihat orang tertentu, atau sering pergi ke tempat-tempat tertentu dalam mimpi mereka yang terasa sangat familiar. 
Misalnya, saya sering kali bermimpi tentang hidup di sebuah vihara dekat pegunungan yang ketika mimpi itu datang lagi, saya tahu betul di mana vihara itu berada dan bagaimana saya harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk bisa sampai ke sana. Lantas, dalam kehidupan nyata, saya kemudian menemukan keberadaan vihara yang sangat mirip dengan vihara di dalam mimpi tersebut.
#2: Kenangan-kenangan aneh
Sejak kecil, saya sering jalan-jalan sendirian ke rumah bibi yang terletak di daerah Lembang, Bandung. Di sebuah lokasi, khususnya vihara Vipassana Graha, saya sering kali terasa mengingat memori tertentu yang membuat saya sedih. Di situ pula saya sering kali merasa sedang “berangkat” menuju surga. Sepuluh tahun kemudian, saya berada di tempat itu dan menemukan kejadian-kejadian tak terduga yang menyedihkan. Ya, anak saya meninggal di sana.
Ingatan atau kenangan-kenangan aneh ini biasa terjadi karena adanya fantasi sederhana, kesalahpahaman atau ketidaksesuaian dalam kemampuan mengingat, dan sebagai bukti adanya koneksi diri terhadap kehidupan di masa lalu.
#3: Intuisi yang kuat
Intuisi adalah kemampuan untuk menyeimbangkan pikiran sadar dan bawah sadar, serta memasuki sumber mata air kebijaksanaan dan pengetahuan bawaan yang lebih dalam. Semakin matang jiwa manusia, maka semakin kuat juga intuisinya terhadap berbagai energi di sekitarnya.
#4: Déjà vu
Kita semua pasti pernah mengalami déjà vu dalam hidup. Perasaan aneh bahwa entah bagaimana kita telah mengalami atau hidup sesaat sebelumnya ini biasanya muncul secara spontan dengan dipicu oleh bau, suara, pemandangan, rasa, dan berbagai sensasi lainnya. Sementara beberapa orang mengklaim bahwa déjà vu adalah disonansi neurologis, yang lain mengklaim bahwa déjà vu mencerminkan kemungkinan dimensi lain, dan sebagian lagi percaya bahwa hal itu mengungkapkan pengalaman hidup masa lalu.
#5: Kamu adalah seorang empath
Seorang empath tidak hanya bisa menyerap emosi dan perasaan fisik di sekitarnya, tapi juga energi sebuah bangunan. Beberapa pihak menganggap kemampuan menyerap energi ini merupakan bentuk psikologis penghindaran untuk memotong masalah sendiri dan menyalahkan orang lain. Tapi, hal ini juga sering kali dilihat sebagai tanda jiwa yang telah mengalami banyak reinkarnasi sebelumnya dan telah disempurnakan hingga melampaui transendensi diri individu.
#6: Prekognisi
Prekognisi adalah kemampuan untuk memperoleh informasi tentang peristiwa yang akan terjadi di masa depan. Hal ini bisa dialami melalui penglihatan, sensasi fisik, perasaan, atau dalam bentuk mimpi. Meskipun dianggap semi-ilmiah oleh sebagian orang, sebagian orang percaya dan benar-benar merasakan prekognisi sebagai pengalaman yang sangat nyata dan bisa menunjukkan pematangan energi yang penuh perasaan.
#7: Retrokognisi
Retrokognisi adalah kemampuan untuk memperoleh informasi tentang peristiwa di masa lalu. Peristiwa ini bisa dialami oleh orang itu sendiri maupun kejadian di masa lampau. Meski tidak mudah untuk dibuktikan atau diverifikasi, orang yang benar-benar mengalaminya biasanya bisa menceritakan suatu kejadian di masa lalu secara detail. Sebagai contoh, saya pernah menginap di rumah teman saya dan bermimpi tentang masa lalu orang-orang yang dulu tinggal di rumah tersebut. 
Dalam mimpi itu, saya melihat ada orang Belanda yang berbicara pada saya dalam bahasa Belanda sambil menunjukkan tongkat emas di belakang rumah tersebut. Saat bangun, saya bertanya pada si empunya rumah, “Apa di halaman belakang ada tongkat emas?”
Voila! Eyang temanku langsung menunjukkan tongkat emas warisan keluarga mereka yang disimpan di belakang rumah mereka.
#8: Merasa punya old soul
Kalau sebagian orang berbicara soal “Saya adalah orang yang berjiwa muda”, maka orang-orang yang bereinkarnasi merasa bahwa dirinya memiliki jiwa yang tua (old soul). Pengalaman merasa lebih tua dari usia sebenarnya ini dikaitkan dengan reinkarnasi berkali-kali. Saya sendiri sering kali mengoceh bahwa umur saya lebih dari seribu tahun. Mau tertawa? Silakan.
Salah satu tanda bahwa kamu memiliki old soul adalah ketika kamu memiliki beberapa kepribadian berbeda dalam beberapa kesempatan. Kadang terlihat sangat primitif, kadang seperti anak-anak, dan yang lainnya. Hmm, mungkin itulah sebabnya saya pernah merasa dan diprediksi mengalami kepribadian terpecah (dissociative disorder).
#9: Punya ketertarikan yang besar terhadap budaya dan sejarah
Ketertarikan yang besar terhadap budaya, sejarah, atau periode waktu tertentu merupakan "residu" kehidupan masa lalu yang mengingatkan kita pada tempat, budaya, atau lingkungan tertentu yang mungkin dialami jiwa kita di kehidupan sebelumnya. Misalnya, kamu mungkin punya perasaan familiar saat melihat atau membayangkan budaya Asia, Indian (Native American), Yunani, atau abad ke-19.
Saya sendiri adalah orang yang sangat familiar dengan kebudayaan Cina, Belanda, Indian, dan Spanyol. Bahkan, ada beberapa momen ketika saya merasa sangat sedih, pilu, atau marah ketika melihat kejadian-kejadian tertentu di dalam film dengan tema-tema kebudayaan tersebut.
#10: Mengalami fobia yang tidak bisa dijelaskan
“Residu” masa lalu bisa muncul dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah fobia. Saya mengalami fobia darah sejak kecil dan pada suatu masa (ketika mengalami kebangkitan spiritual), saya baru sadar kalau ketakutan saya ini berkaitan dengan past life saya sebagai panglima perang.
#11: Bumi bukan rumahmu
Sebagian orang menemukan jiwa abadinya dengan cara berkelana, sebagian lagi dengan meditasi, dan sebagian lagi dengan berpindah-pindah tempat tinggal. Itu semua dilakukan karena manusia yang pernah mengalami reinkarnasi memiliki kerinduan akan “rumah” yang sebenarnya, yaitu Semesta (kesatuan, kesadaran, atau keilahian). Perasaan ini juga sering kali dibarengi dengan rasa lelah dan kewaspadaan tinggi untuk menjalankan hidup di muka bumi.
Apakah kamu mengalami tanda-tanda ini?

Comments

Bacaan Populer

Apakah Kamu Seorang Empath?

Pernah merasa cemas, sedih, atau marah tanpa sebab yang pasti? Atau bahkan merasakan gejala fisik yang kuat tanpa alasan logis? Mungkin, kamu adalah seorang empath. Sebelum mengenal diri saya sebagai empath, saya selalu merasa ada yang salah dengan diri saya. Terlebih, saya juga pernah disinyalir menderita kepribadian ganda di usia muda. Namun, pada saat itu, saya berpikir bahwa itu hanya sebagian kisah dari pencarian jati diri. Setelah berkelana sampai ke palung diri yang paling dalam dan bertemu sesama empath, saya pun sadar bahwa kami punya gift yang cukup unik dan mungkin tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Sebelum mengenal diksi empath, saya lebih sering menyebut diri saya sebagai “energian”, yaitu orang yang punya sensitivitas tinggi terhadap energi. Empath dan HSP Empath adalah orang yang sangat peka terhadap emosi orang-orang di sekitarnya sehingga merasakan emosi tersebut di dalam dirinya. Seorang empath cenderung melihat dunia secara berbeda, menyadari bagaimana perasaan orang …

Bukan Cuma Indigo yang Punya Sixth Sense

Beberapa kali saya tidak sengaja meramal kedatangan bencana atau kematian dan sering kali pula saya mengajukan pernyataan yang tepat saat pertama kali bertemu dengan orang-orang baru. Respon mereka rata-rata sama. Sama-sama bertanya, “Kamu indigo?” Padahal, tidak semua orang yang memiliki sixth sense atau indera keenam termasuk ke dalam kategori indigo. Ada juga beberapa jenis karakteristik jiwa yang dianugerahi kelebihan serupa. Nah, kalau kamu juga merasa atau sering disebut indigo, coba kenali karakteristikmu yang sesungguhnya. Apakah memang benar-benar indigo atau bukan. 
#1: Indigo Istilah anak indigo muncul pada era 1960-an dan 1970-an, periode revolusioner ketika terjadi perubahan dalam kesadaran dunia. Orang-orang indigo adalah orang yang tenang dan cinta damai. Mereka tidak menggunakan kekerasan untuk menaklukkan energi negatif, melainkan cahaya yang kemudian kita sebut aura. Mereka sangat sensitif baik secara emosional maupun lingkungan, serta dilahirkan dengan tingkat intelektu…

Mitos Kecantikan dan Budaya Patriarki dalam Lagu “Aisyah Istri Rasulullah”

Sore ini, untuk ke sekian kalinya, telinga saya digandrungi oleh lagu islami berjudul “Aisyah Istri Rasulullah”. Sekilas, nadanya cukup mudah diingat dan terdengar romantis sehingga saya berniat untuk ikut meng-cover lagu tersebut. Seperti biasa, saya akan terlebih dahulu menghafal liriknya sebelum bernyanyi. Sayang seribu sayang, niat saya untuk berpartisipasi memviralkan lagu tersebut terhenti saat menemukan liriknya yang berbunyi kulit putih bersih merahnya pipimu. Kenapa? Dalam buku berjudul The Beauty Myth: How Images of Beauty Are Used Against Women, disebutkan bahwa penyebutan kulit putih merupakan salah satu mitos kecantikan yang diproduksi kapitalisme dalam industri kecantikan untuk mengontrol otoritas perempuan atas tubuhnya. Dalam konteks ini, budaya patriarki tidak berupaya mendominasi tubuh perempuan secara fisik, tetapi menghegemoninya secara psikis sehingga banyak perempuan yang terjebak pada mitos putih-itu-cantik. Mitos kecantikan sendiri merupakan bagian dari alat femin…

Karena KB adalah Hak Segala Bangsa

Dulu, sebagian keluarga saya selalu menentang program Keluarga Berencana (KB) karena menganggap hal itu sebagai cara manusia menentang takdir. Sementara itu, sebagian keluarga saya yang lain menganggap bahwa KB adalah hal yang harus dilakukan untuk mengurangi beban mental dan finansial keluarga. Tapi, bukankah nasib dan takdir itu berbeda? Ya, kadang-kadang, ada yang takdirnya memang harus punya banyak anak, tapi hidupnya enak. Tapi, ada juga yang anaknya cuma satu, tapi takdirnya sudah buntu. Pada akhirnya, manusia hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan. Absolutely. Di tulisan ini, saya tidak akan membahas soal perlu atau tidaknya KB. Saya hanya akan bercerita soal populasi dunia yang semakin lama semakin bertambah. World Economic Forum menyatakan bahwa populasi dunia bertambah sebanyak 83 juta jiwa setiap tahunnya. Saat ini, sudah ada sekitar 7,6 miliar orang di dunia. Tapi, tren populasi di dunia tidaklah sama. Beberapa negara berkembang dengan cepat sehingga populasi semakin bany…

Spiritual Awakening, Apakah Kamu Sedang Mengalaminya?

Bagi sebagian orang, istilah spiritual awakening mungkin terdengar asing. Tapi, bisa jadi mereka semua pernah atau bahkan sedang mengalaminya. Beberapa orang menyebutnya dengan istilah “pencerahan” atau “kebangkitan spiritual”, sebagian lagi menyebutnya “kesadaran spiritual”. Dalam tulisan ini, saya akan menyebutnya sebagai kesadaran spiritual karena bagi saya, setiap orang sudah mengalami perjalanan spiritual sejak lahir. Namun, tidak semua orang menyadarinya.  Sebagian orang mungkin akan merasakan kedamaian tersendiri saat mengalaminya, tapi ada juga sebagian orang yang justru merasakan hal-hal lain di luar kendali, seperti merasa ada yang berbeda dengan dirinya sendiri, kemelut pikiran dan hati, sampai merasakan adanya gangguan mental yang sering kali dianggap sebagai penyakit. Untuk lebih memahaminya, mari kita perjelas dulu batasan kesadaran spiritual ini!
Apa itu kesadaran spiritual? Ketika seseorang melalui kesadaran spiritual, seluruh dunia di luar fisik atau bisa kita sebut sebag…